Polda Kalteng Tegaskan Komitmen Netralitas Pemilu 2024
SB, PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah kembali menekankan komitmen netralitas anggota Polri pada pemilu 2024 mendatang. Bahkan sanksi tegas siap menanti bagi personel apabila terbukti tidak netral atau terlibat politik praktis.
Ini disampaikan langsung oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Nanang Avianto melalui Kabid Humas Kombes Erlan Munaji kepada sejumlah wartawan, Jumat (15/9/2023) usai menghadiri olahraga bersama Ditlantas Polda Kalteng.
“Apabila ada anggota kita terbukti terlibat dalam politik praktis maka sanksi tegas diberikan, sanksinya bisa saja masalah disiplin, kode etik atau pun itu masuk ranah,” ucap Kabid Humas Polda Kalteng.
Namun menurutnya sampai sejauh ini belum ada anggota Polri di wilayah Polda Kalteng terindikasi tidak netral atau terindikasi terlibat politik praktis.
Dan dirinya pun berpesan kepada masyarakat apabila menemukan anggota kepolisian di wilayah Polda Kalteng tidak netralitas pemilu 2024 mendatang untuk melaporkan dengan dilengkapi bukti-bukti.
“Kalau untuk keluarga Polri silahkan terlibat pada politik karena itu hak mereka, tetapi kita sebagai institusi ada anturan dan Kapolri juga secara tegas menyampaikan tindak anggota yang tidak netral dalam pemilu 2024 mendatang,” terangnya.
Dirinya memastikan sampai sekarang tidak ada anggota Polti terlibat politik praktis, karena sudah jelas dalam aturan Polri harus netralitas dalam pesta demokrasi. Namun tugasnya adalah untuk mengamankan, yaitu mulai dari tahapan pemilu sampai pada pelantikan yang terpilih nantinya.
“Kewajibab kita adalah mensukseskan yaitu dengan mengamankan semua tahapan pemilu. Kita harapakan pesta demokrasi 2024 aman dan kondusif, saya juga mengajak masyarakat terlibat dalam pengamanan dan menangkal berita hoax,: ajaknya. (sb)