seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Keluarga Korban Sebut Hasil Autopsi Almarhum Gijik Kena Peluru Tajam

by Redaksi - Tanggal 08-10-2023,   jam 07:50:12
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran saat menjumpai keluarga korban di rumah sakit. (FOTO:ABU) Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran saat menjumpai keluarga korban di rumah sakit. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT – Memastikan penyebab kematian Gijik (35) warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan yang terlibat bentrok dengan pihak kepolisian saat menuntut plasma 20 persen di PT Hamparan Massawit Bangun Persada (HMBP) Best Agro International Group pada Sabtu (7/10/2023) kemarin dilakukan autopsi.

Autopsi jasad Gijik dilakukan oleh Tim forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit dibantu dr Ricka B Zaluchu pada Minggu (8/10/2023).

Dari pantauan media ini, di lokasi pelaksanaan autopsi jenazah korban Gijik juga terlihat Sekretaris TBBR Kotim Zainal bersama puluhan anggota lainnya berada di Instalasi Kamar Jenazah. Begitupun dengan pihak kepolisian dari Polda Kalteng dan Polres Kotim juga berada di lokasi.

Namun Tim Forensik belum mengungkapkan hasil autopsi terhadap Gijik, pria yang tewas tertembak di dada kanan atas kejadian peristiwa di Desa Bangkal.

"Saya dari Palangka Raya langsung ke rumah sakit, sekitar jam 2:30 tadi dilakukan autopsi. Untuk hasilnya nanti satu arah saja di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng,” kata dr Ricka saat ditemui di area ruang jenazah.

Pada kesempatan yang sama yang mewakili keluarga korban bernama Alexius Esliter mengatakan, informasi yang diterima keluarganya positif peluru tajam.

"Kami menyerahkan semuanya ke jalur hukum. Autopsi sudah selesai hasil yang kami terima positif peluru tajam. Setelah semuanya selesai jenazah nanti akan dibawa ke Desa Bangkal,” sebutnya. (f1/sb)