Personel Ditreskrimum Polda Kalteng ketika membawa pria yang diduga membakar lahan, Kamis (12/10/2023). (FOTO:ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA - Berawal dari ketidak sengajaan membuang sepucuk putung rokok yang masih menyala membuat pria lanjut usia (Lansia) bernama Anselmus harus berurusan dengan aparat kepolisian
Kakek berusia 66 tahun diduga telah melakukan pembakaran lahan yang terletak di kawasan jalan menuju Bandara Utama I, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, pada Kamis (12/10/2023) siang.
Kini lansia itu telah dibawa oleh aparat kepolisian dari Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Kalteng guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai peristiwa karhutla di lahan yang dijaganya.
Dihadapan petugas, terduga pelaku itu mengutarakan jika pada saat itu ia tengah membersihkan lahan milik bosnya. Kala itu melakukan pembersihan tersebut sambil merokok, namun karena haus ia pergi ke rumah sambil membuang puntung rokok.
"Jadi kecapean setelah membersihkan lahan sehingga tidak terpikirkan lagi ketika membuang rokok. Tahu-tahunya balik dari rumah lahannya sudah terbakar,” sebutnya.
Sementara itu Lurah Panarung, Evi Kahayanti, mengatakan, pihaknya belum dalam memberkan secara luas mengenai hal ini. Apakah ada indikasi keteledoran atau tidak nantinya akan diperiksa oleh pihak kepolisian terlebih dahulu
"Fokus kita di lapangan memadamkan api, karena kita tahu, wilayah ini jalur untuk penerbangan bandara jadi jangan sampai terganggu untuk penerbangan," katanya.
Oleh sebab itu, ia selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah kerjanya agar tidak melakukan secara sembarangan membuang putung terlebih lagi pada lahan yang sudah kering.
"Dari informasi yang didapatkan di lapangan, terduga pelaku ini hanyalah seorang pekerja yang disuruh menjaga dan merawat kebun. Untuk siapa pemilik lahan ini, nanti akan kota koordinasikan lagi pihak dengan BPN,” sebutnya.
Diwaktu terpisah, ketika dikonfirasi Kasubdit Kamneg Ditreskrimum Polda Kalteng, Kompol Hemat Siburian, mengungkapkan bahwa yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi terkait peristiwa karhutla itu.
"Masih kami periksa ya," ucapnya singkat melalui pesan WhatsApp. (rk/sb)