seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

11 Orang Spesialis Pembakar Bangunan di Kapuas Ditangkap

by Redaksi - Tanggal 16-10-2023,   jam 06:42:37
Wakapolres Kapuas Kompol Asdini saat memimpin press release pengungkapan kasus pembekaran SMP Negeri 4 Kuala Kapuas. (FOTO:ISTIMEWA) Wakapolres Kapuas Kompol Asdini saat memimpin press release pengungkapan kasus pembekaran SMP Negeri 4 Kuala Kapuas. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, KUALA KAPUAS – Kerja keras aparat dalam mengungkap kasus kebakaran bangunan SMP Negeri 4 Kuala Kapuas dan lima rumah warga pada Rabu (27/9/2023) lalu membuahkan hasil.

Dalam hasil penyelidikan aparat kepolisian, setidaknya Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kapuas dan Polsek Selat berhasil mengamankan 11 terduga pelaku pembakar.

Sangat miris, dari 11 pelaku pembakar sembilan orang masih dibawah umur dan ada yang berusia 10 tahun.

Meski masih di bawah umur, untuk mempertanggung jawabkannya perbuatannya delapan orang tetap dilakukan penahanan dan tiga orang diserahkan kepada orangtuanya untuk dilakukan pembinaan.

Wakapolres Kapuas Kompol Asdini mengatakan, pengungkapan tersebut berkat kerja keras, yang man dengan informasi masyarakat adanya kecurigaan saat sebelum terjadi kebakaran di sekolah SMP Negeri 4 Kuala Kapuas ada orang mencurigakan.

Disampaikannya, 11 pelaku diantaranya RND (18), ADT (17), AR (15,9), AT (15,2), JA (15,4), RD (14,5), AK (13,9) (tidak ditahan), RZ (18), DF (16,7), AZ 13,9 (tidak ditahan), AD (12,7) (tidak ditahan), RK (10,10) (tidak ditahan).

Ditambahkannya, dari 11 orang pelaku tersebut mereka memiliki peran masing-masing dan aksinya tersebut tidak hanya di SMP Negeri 4 Kuala Kapuas saja, tetapi mereka juga melakukan pembakaran bangunan eks Akper, eks rujab Wakapolres dan sejumlah rumah warga dibeberapa lokasi dan waktu berbeda.

“Modusnya adalah menyurvie lokasi yang menjadi sasaran, kemudian melakukan pembakaran dengan masing-masing peran mereka yaitu tukang survie, eksekotor hingga sampai memantau lokasi,” ucap Kompol Asdini didampingi Kasatreskrim AKP Iyudi Hartanto saat menggelar konfrensi press dengan awak media Senin (16/10/2023) sore.

Untuk motif pelaku melakukan pembakaran, sebutnya, yaitu agar mereka ikut beramai-ramai melakukan pemadaman karena mereka tergabung dalam Barisan Pemadam Kebakaran (BPK).

Aksi mereka ini terungkap saat mencoba melakukan pembakaran eks Rujab Wakapolres yang mana, ada beberapa warga yang melihat pelaku keluar dari dalam rujab tersebut. (sb)