Lewati ke konten utama
Pemkab Gunung Mas

Wabup Gumas Pimpin Rapat Audit Kasus Stunting

Redaksi 31-10-2023, 01:41 WIB 1 menit baca
Usai memimpin Audit Kasus Stunting di Aula Lantai 1 Kantor Bupati, Wabup Kabupaten Gumas Efrensia LP Umbing berfoto bersama. (FOTO:DISKOMINFO)
Usai memimpin Audit Kasus Stunting di Aula Lantai 1 Kantor Bupati, Wabup Kabupaten Gumas Efrensia LP Umbing berfoto bersama. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, KUALA KURUN – Wakil Bupati Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Efrensia LP Umbing selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting menghadiri kegiatan Audit Kasus Stunting, bertempat di Aula Lantai 1 Kantor Bupati, Selasa (31/10/2023).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencari penyebab terjadinya kasus stunting dengan memberikan rekomendasi sebagai upaya tindak lanjut untuk pencegahan terjadinya kasus serupa.

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan, Audit Kasus Stunting adalah salah kegiatan prioritas yang dilakukan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 dan Peraturan BKKBN Nomor 12 Tahun 2021 Tentang RAN PASTI.

“Ini adalah tugas TPPS untuk mengkoordinasikan, mensinergikan dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting secara efektif, konvergen dan terintegrasi dengan melibatkan lintas sektor. Keterlibatan lintas OPD dalam struktur TPPS memiliki kelebihan dan dinamika serta tantangan tersendiri,” ucapnya.

Disebutkan Wabup, kedudukan audit kasus stunting sangat strategis dan besar manfaatnya, terutama untuk mengidentifikasi risiko dan penyebab terjadinya kasus stunting pada kelompok sasaran yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, dan baduta/balita.

Perencanaan dalam memilih dan memilah kasus yang akan di audit, pembagian tugas kepada masing-masing tim teknis dan tim pakar yang telah dibentuk, mengarahkan dan memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik, adanya rekomendasi tindaklanjut penanganan kasus, sampai dengan kasus tersebut tertangani dengan tuntas sehingg dapat dijadikan sebagai referensi bagi pencegahan atau penanganan kasus serupa di lokasi yang berbeda.

“Kita harapkan juga kepada pengantin baru dan ibu hamil selalu berkonsultasi kepada petugas kesehatan, juga terus mengkonsumsi makannya yang mengandung gizi lengkap,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas DP2KB3A, Perwakilan dari Dinas Kesehatan, Tim Fasilitator Percepatan Penurunan Stunting, Technical Assistant Percepatan Penurunan Stunting, serta tamu undangan lainnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard