Pj Bupati Lamandau Lilis Suriani, menyerahkan bantuan dalam acara mini lokakarya (Lokmin) stunting tingkat Kecamatan Sematu Jaya. FOTO: BAYU
SB, NANGA BULIK - Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui DP3AP2KB Lamandau mengadakan acara mini lokakarya (Lokmin) stunting tingkat Kecamatan Sematu Jaya.
Dalam acara tersebut di hadiri, oleh Pj Bupati Lamandau Lilis Suriani yang bertempat di Kantor Kecamatan Sematu Jaya, Kamis (09/11/2023).
Berdasarkan peraturan presiden nomor 72 tahun 2021 mengenai strategi nasional percepatan penurunan stunting, diperlukan peningkatan target sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga mampu bersaing di era emas Indonesia tahun 2024.
Dalam sambutannya Pj Bupati Lamandau menyampaikan bahwa sesuai dengan target nasional tahun 2024 angka stunting mencapai 14%, untuk mencapai target ini tentunya membutuhkan dukungan dari semua Kabupaten/Kota di Indonesia termasuk Kabupaten Lamandau.
"Kabupaten Lamandau masih memiliki pekerjaan rumah untuk menurunkan prevalensi stunting, dimana berdasarkan data SSGI tahun 2022 prevalensi balita stunting masih sebesar 25,5%," ucap Pj Bupati Lamandau Lilis Suriani.
Lanjutnya,Kabupaten Lamandau memiliki target penurunan di tahun 2024 sebesar 12,74%, berarti target Prevalensi tahun ini diharapkan dapat menurun, oleh karena itu saya harap kepada seluruh yang bergabung dalam tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Lamandau, mampu berkomitmen untuk terus berkoordinasi secara aktif dan kooperatif dengan seluruh stakeholder.
"Sehingga konvergensi intervensi terhadap sasaran prioritas dapat berjalan secara aktit," jelasnya.
Pj Bupati Lamandau menambahkan bahwa Kabupaten Lamandau sepanjang tahun 2023 menempatkan beberapa prestasi dalam penanganan stunting.
"Kita juga menyerahkan bantuan makanan untuk anak-anak sebanyak 40 paket makanan," tandasnya. (By/sb).