Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Tahun 2024, RSUD dr Murjani Sampit Kekurangan Pagu Anggaran Rp 68 Miliar

Redaksi 16-11-2023, 01:09 WIB 1 menit baca
Pihak RSUD dr Murjani Sampit saat mengikuti rapat dengan anggota DPRD setempat. (FOTO:ABU)
Pihak RSUD dr Murjani Sampit saat mengikuti rapat dengan anggota DPRD setempat. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit menyampaikan kekurangan pagu anggaran APBD dan BLUD tahun 2024 sebesar Rp 68.757. 102.418. Hal ini disampaikan Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Sutriso pada Kamis (16/11/2023).

"Terdiri dari administrasi keuangan perangkat daerah, penyediaan jasa penunjang urusan Pemkab Kotim, peningkatan pelayanan BLUD dan penyediaan layanan kesehatan untuk UKM dan UKP rujukan daerah,” kata Sutriso Kamis (16/11/2023).

Sutriso mengatakan, dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Dana Alokasi Khusus (DAK) hanya membiayai Rp 26.522.191.000.

Terdiri dari kegiatan pengadaan alat kesehatan KIA Rp 2,3 miliar, pengadaan srana (Rehabilitasi Ruang Rawat KRIS) Rp 2,5 Miliar, Pengadaan prasarana (UPS, Ambulans,IPAL) Rp 6,557 miliar, pengadaan alat kesehatan rujukan Rp 15,165 miliar.

Lanjutnya, anggaran APBD yang tersediah sebesar Rp.76.160.548. 615 yang terdiri dari kegiatan belanja gaji dan tunjangan ASN, gaji tekon daerah, insentif nakes dan gaji tunjangan PPPK.

"Ketersediaan APBN hanya Rp.26 miliar sekian dan APBD Rp.76 miliar belum mencukupi satu tahun. Anggaran ini saja untuk gaji tekon kekuatannya hanya 6 bulan saja yaitu Juni 2024. Tunjangan PPPK angkatan 2024 ini kekuatannya hanya sampai 9 bulan yakni September 2024 dan belanja insentif kesehatan hanya sampai Januari 2024.  Jadi kekurangan pagu anggaran 2024 cukup besar,” ujarnya.

Dirinya berharap semoga kekuarang pagu anggaran yang cukup besar ini nanti bisa ditutupi sehingga tidak terjadi keterlambatan pembayaran TPP dan gaji tekon di 2024 nanti. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard