Ini Empat Rute Penerbangan TransNusa Direncanakan di Bandara H Asan Sampit
SB, SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengatakan, batalnya penerbangan perdana pesawat milik maskapai TransNusa di Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada awal Desember 2023 disebabkan belum dilaksanakan asesmen atau penilaian.
“Keinginan kita 1 Desember sudah dilaksanakan penerbangan pesawat dari TransNusa, ternyata belum bisa karena untuk penerbangan itu harus ada asesmen lebih dulu,” kata Halikinnor pada Jumat (15/12/2023).
Dijelaskannya, bahwa untuk penerbangan perdana dari suatu maskapai perlu dilakukan asesmen terlebih dahulu, untuk mengecek segala potensi kendala yang bisa terjadi di suatu wilayah. Asesmen tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 3 hingga 4 bulan.
"Kita sudah melakukan pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Udara untuk membicarakan lebih lanjut terkait hal ini. Saya akan tetap berupaya, jika tidak bisa pada satu Desember paling tidak pada awal Januari penerbangan itu sudah bisa dilaksanakan, baik carter atau lainnya yang penting ada minimal penerbangan untuk rute Jakarta dan Surabaya dulu,” ujarnya.
Pesawat dari maskapai TransNusa yang akan beroperasi di Bandara Haji Asan Sampit rencananya adalah pesawat jet bisnis jenis ARJ21 yang mana bisa menampung hingga 90 penumpang.
Rencananya pesawat ini akan melayani 4 rute dengan perjalanan pulang pergi (PP) setiap hari. Yakni rute Sampit-Jakarta, Sampit-Semarang, Sampit-Surabaya dan Sampit-Banjarmasin.
"Keempat rute ini dipilih karena dinilai paling ramai dan diperlukan oleh masyarakat maupun dunia usaha dan jasa,” ucapnya. (f1/sb)