OPD Diminta Menggunakan Produk Lokal, Bukan Dari Luar Negeri
SB, SAMPIT - Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih mengutamakan penggunaan produk lokal dalam negeri, terutama pada pengadaan barang dan jasa pada tahun 2024 nantinya.
"Jika bukan kita, siapa lagi yang akan mendukung produk lokal dan dalam negeri kita. Oleh karena itu saya berharap semoga depannya nanti produk yang digunakan oleh OPD adalah produk lokal" kata Bupati Kotim, Halikinnor, Sabtu (16/12/2023).
Hal itu merupakan bentuk komitmen bersama, Bupati Kotim bersama Kepala OPD dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Kotim yang telah menandatangani fakta integritas pada 2024 dalam membelanjakan anggaran agar mengutamakan produk dalam negeri tau lokal, serta menggunakan e-katalog.
Karena langkah ini sejalan dengan program pemerintah pusat, yakni peningkatan dan penggunaan produk dalam negeri (P3DN). Kegiatan ini juga untuk mendorong dan mengoptimalkan peningkatan penggunaan produk dalam negeri terutama bagi pemerintah dan masyarakat.
"Karena tentunya kita sebagai salah satu penelenggara, pemerintah dan seluruh masyarakat kita harus cinta terhadap produk-produk lokal dan dalam negeri milik kita sendiri dan juga harus kita support agar bisa lebih dikenal oleh banyak orang dari daerah luar lainnya," ucapnya.
Dirinya juga mengatakan bahwa sampai saat ini penggunaan produk lokal atau dalam negeri di OPD Kotawaringin Timur masih bervariasi, tapi rata-rata di bawah 30 persen. Dan dirinya berharap persentase itu bisa ditingkatkan secara bertahap hingga setidaknya 40 persen. (f2/sb)