Harga Daging Ayam di Kotim Tembus Rp 60 Ribu
SB, SAMPIT - Memasuki awal tahun 2024 harga bahan pokok ikut naik, salah satunya daging ayam potong. Yang dimana harga normalnya kisaran Rp 40.000 per kg sekarang naik menjadi Rp 55.000 per kg bahkan puncaknya pada 1 sampai 2 Januari kenaikan memcapai Rp 60.000 per kg.
Data ini dihimpun wartawan Seputar Borneo dari salah satu pedagang yang berada di Pasar Alkamal yang diketahui bernama Marwiyah. Dia membenarkan harga daging melonjak sampai 80 persen.
"Puncaknya itu tanggal 1 dan 2 Januari kemarin harganya capai Rp 60.000 dari harga normal Rp 40.000,” sebut Marwiyah saat diwawancarai, Rabu (3/1/2023).
Sampai berita ini ditulis harga daging ayam perkilogram berkisar Rp 53.000 sampai Rp 55.000. Hal ini diakibatkan melonjaknya permintaan konsumen terhadap daging ayam dan stok daging yang kurang dari para pedagang.
Marwiyah juga mengatakan, kenaikan harga ayam potong itu dipicu permintaan tinggi ketika menyambut hari-hari besar dan itu selalu terjadi setiap tahunnya.
"Kalau dalam pembelian banyak kita bisa mengurangi harga daging ayam tergantung seberapa banyak konsumen mau pesan dagingnya,” ungkapnya.
Dirinya berharap harga daging ayam segera menurun ke harga normal. Pasalnya banyak dari mereka mengeluhkan mahalnya harga daging ayam yang biasanya normal Rp 40.000 per kg sebelumnya sekarang masih di kisaran harga Rp 53.000-Rp 55.000 per kg.
"Kami juga berharap adanya andil dari Dinas Perdagangan melakukan inspeksi pasar untuk mengetahui harga-harga bahan pokok yang ada dipasar saat ini,” tutupnya. (f3/sb)