Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Tetapkan Status Transisi Darurat Banjir 14 Hari Kedepan

Redaksi 23-03-2024, 02:54 WIB 1 menit baca
Pemerintah Kabupaten Kotim menggelar rapat penetapan status banjir. (FOTO:ISTIMEWA)
Pemerintah Kabupaten Kotim menggelar rapat penetapan status banjir. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menetapkan Status Transisi Darurat Bencana Banjir ke Pemulihan, selama 14 hari kedepan, 23 Maret hingga 5 April 2024.

Bupati Kotim H Halikinnor dalam hal ini diwakili Assisten II Sekretariat Daerah Alang Arianto mengatakan, penetapan ini berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Evaluasi Penetapan status bencana banjir bersama Forkopimda dan OPD di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

"Sesuai saran dan masukan dari instansi yang hadir status ditetapkan transisi untuk pemulihan bencana banjir 14 hari,” kata Alang, Sabtu (23/3/2024).

Ia menjelaskan, potensi hujan saat ini sudah mulai turun, beberapa hari belakangan banjir juga sudah tidak ada lagi. Namun memang ada desa yang belum surut dari banjir sepenuhnya, seperti Hanjalipan, serta desa yang ada di Sungai Ubar, sehingga status masih masuk transisi pemulihan.

"Kita tetap melihat situasi ke depan ini, dari prakiraan BMKG bahwa intensitas hujan mulai menurun, namun cuaca cepat berubah, tetap kita pantau," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, jika dalam prosesnya kembali adanya banjir hingga darurat maka akan dirapatkan kembali, dengan pimpinan yang mengambil keputusan.

"Statusnya status, tapi jika kita langsung putus sama sekali tanggap darurat maka bantuan tak bisa diberikan, makanya diambil transisi pemulihan," ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan data dari BMKG Kotim bahwa dasarian ketiga (tanggal 21-31) Maret 2024, hingga dasarian pertama (tanggal 1-10) April 2024, intensitas hujan masuk kategori rendah, sehingga potensi banjir juga rendah.

"Saat ini di Kotim berlangsung masa peralihan ke musim kemarau, Mei Juni mulai memasuki musim kemarau," ungkap Prakirakan BMKG H Asan Sampit, Afla Centauri. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard