RSUD dr Murjani Sampit Targetkan 2024 Jadi Rumah Sakit Pendidikan
SB, SAMPIT - Rumah Sakit Umum Daerah dr Murjani Sampit berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya siap mendukung dan membantu untuk mewujudkan Rumah Sakit Pendidikan.
Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Sutriso mengatakan, pihaknya sudah menyepakati berkolaborasi dengan UMPR untuk menjawab masalah kekurangan dokter di Kalteng serta meningkatkan kualitas SDM khususnya di wilayah Kotim.
"Mudah-mudahan kolaborasi dengan UMPR ini dapat menjawab masalah kekurangan dokter di Kalteng," kata Sutriso, Sabtu (23/3/2024).
Ia menjelaskan, sebagai langkah awal perlu segera menetapkan Tim Koordinasi Komite Pendidikan dan membentuk lima kelompok kerja (Pokja) yang harus melibatkan pihak dari RSUD dr Murjani Sampit dan dari UMPR.
Pasalnya, salah satu syarat menjadi rumah sakit pendidikan harus menjalankan lima standar RS pendidikan dengan menyediakan dosen yaitu dokter spesialis yang akan melakukan bimbingan kepada mahasiswa kedokteran dari UMPR yang nantinya Ko-asisten (Koas) untuk melaksanakan uji praktik langsung di rumah sakit.
"Saat ini kami memiliki 38 dokter spesialis yang nantinya menjadi satu syarat. Kita optimis kolabrasi ini berjalan dan semoga nantinya akan menjadikan rumah sakit terbaik," jelasnya.
Pihaknya akan melakukan segala persiapan dengan serius agar target tahun 2024 ini sudah bisa ditetapkan menjadi rumah sakit pendidik di Kalteng. Pasalnya akan membawa dampak positif dalam hal pemenuhan kebutuhan dokter, peningkatan SDM hingga peningkatan kualitas layanan di rumah sakit. (f1/sb)