Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Bupati

Redaksi 26-03-2024, 10:05 WIB 1 menit baca
Akun facebook palsu mengatasnamakan Bupati H Halikinnor
Akun facebook palsu mengatasnamakan Bupati H Halikinnor

SB, SAMPIT - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) termasuk di daerah lainnya, diminta untuk mewaspadai penipuan di dunia maya menggunakan akun palsu seolah milik pejabat dan orang penting untuk kepentingan penipuan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang mendapatkan pesan dari akun palsu pejabat untuk mengabaikan dan melaporkan akun tersebut melaui layanan Kominfo," kata Kepala Diskominfo Kotim Marjuki melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kotim Agus Pria Dany, Senin (25/3/2024).

Agus menjelaskab, akun palsu tersebut dapat diadukan melalui website https://layanan.kominfo.go.id/ pada menu layanan aduan konten. Agar akun palsu segera ditindak lanjuti dan tidak meresahkan masyarakat.

"Semua akun hoaks bisa dilaporkan melalui link tersebut sesuai panduan proses pelaporan yang tertera pada website," imbuhnya.

Lanjutnya, saat ini beredar di media sosial akun Facebook yang mengatasnamakan Bupati Kotim Halikinnor. Akun Facebook tersebut mencatut nama serta foto profil Bupati Kotim.

Akun diduga dibuat oleh orang tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan kepada masyarakat baik itu meminta sejumlah uang atau meminta data tertentu untuk mendapatkan bantuan pemerintah daerah (Pemda).

"Setelah warga membalas pesan tersebut, akun tersebut meminta data diri, dan foto buku rekening,” ucapnya.

Pelaku memberikan bukti transfer palsu kepada sasarannya kemudian meminta korbannya membagikan sebagian bantuan tersebut kepada sejumlah orang dengan

"Mohon masyarakat tidak mempercayai itu karena bantuan dari pemerintah daerah ada mekanisme atau aturannya," tuturnya.

Selain nama Bupati, akun palsu dengan modus yang sama juga pernah mengatasnamakan Wakil Bupati Irawati dan Camat. Tidak hanya akun Facebook, bahkan akun palsu menggunakan nomor Whatsapp dengan nama dan foto pejabat. Sehingga masyarakat diimbau tidak mudah percaya dengan akun yang tiba-tiba menghubunginya atas nama pejabat. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard