Penjual Takjil Diminta Perhatian Standar Kesehatan
SB, SAMPIT - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur atau Dinkes Kotim mengimbau kepada pelaku usaha untuk memperhatikan standar kesehatan makanan yang dijualnya.
Hal ini ditegaskan oleh Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kotim, Abdurahman saat pemeriksaan takjil bersama Balai BPOM Palangka Raya di Pasar Ramadhan Kota Sampit.
"Kami selalu berupaya untuk memastikan pengolahan makanan dan minuman, terutama selama Ramadan, mematuhi standar kesehatan untuk mencegah risiko keracunan atau penyakit," kata Abdurahman, Kamis (28/3/2024).
Ia mengatakan, indikator sanitasi total berbasis masyarakat khususnya pengolahan makanan dan minuman di Pasar Ramadhan dan tempat lainnya di Sampit telah mencapai standar yang cukup.
Katanya hal Ini menandakan sebagian besar rumah tangga dan pedagang membuat pangan olahan telah memenuhi standar yang ditetapkan.
"Kami menghargai upaya masyarakat yang menyediakan makanan untuk berbuka puasa dan sahur. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kreativitas dalam memanfaatkan bulan Ramadan telah berstandar," ucapnya.
Pihaknya akan terus memastikan secara berkala untuk meninjau langsung ke lokasi UMKM membuat pangan olahan untuk memastikan pengolahan dan pengemasannya sudah sesudai standar.
Dinkes Kotim juga mengingatkan tentang pentingnya memperhatikan indikator sanitasi, termasuk penggunaan toilet yang layak, kebiasaan hidup bersih dan sehat, pengolahan makanan dan minuman yang baik, pengelolaan sampah rumah tangga, serta penanganan limbah cair agar tidak mencemari lingkungan. (f1/sb)