Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Ketua DPRD Kotim: Desa Terantang Perlu Perhatian Pendidikan dan Infrastruktur

Redaksi 13-11-2022, 09:10 WIB 1 menit baca
KAJI BANDING : Ketua DPRD Kotim, Dra Rinie Anderson saat melaksanakan kaji banding ke Kabupaten Barito Timur bersama pemerintah daerah Kotim. FOTO : ISTIMEWA
KAJI BANDING : Ketua DPRD Kotim, Dra Rinie Anderson saat melaksanakan kaji banding ke Kabupaten Barito Timur bersama pemerintah daerah Kotim. FOTO : ISTIMEWA

SB, SAMPIT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie Anderson mengatakan Desa Terantang mengharapkan perhatian di bidang infrastruktur dan pendidikan.

Untuk infrastruktur kata Rinie, masyarakat mengeluhkan jalan poros Tjilik Riwut menuju Desa Terantang rusak, sehingga mereka meminta peningkatan jalan tersebut. Sebab, akses jalan keluar masuk masyarakat itu adalah satu-satunya.

Selain itu, adanya pembuatan box culvert di jalan poros Tjilik Riwut ke Desa Terantang atau yang ada di Jalan Sumber Harapan, Kecamatan Baamang dan 21 box culvert di sepanjang Desa Terantang hingga Kelurahan Mentaya Seberang.

Sedangkan untuk pendidikan, masyarakat disana meminta penimbunan halaman sekolah SDN 3 Terantang, SMPN 5 Terantang, SMPN 5 Sampit di Desa Terantang, Kecamatan Seranau, karena halaman becek dan tergenang setiap terjadi hujan. Jadi menyulitkan anak-anak bersekolah baik saat berangkat maupun pulang sekolah.

Kepala desa dan kepala sekolah disana juga meminta rehab total WC atau toilet SDN 3 Terantang, karena sudah tidak layak digunakan atau tidak berfungsi lagi.

"Sewaktu melaksanakan reses disana mereka juga mengharapkan ruang kelas SMPN 5 Sampit di Desa Terantang dilakukan rehab. Karena ruang kelasnya memang perlu perbaikan sehingga membuat nyaman peserta didik untuk belajar," ucap DPRD Kotim dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Disampaikannya, apa yang disampaikan oleh kepala desa dan pihak sekolah tersebut sudah dibahas di Rapat Paripurna penyampaian hasil reses masing-masing daerah pemilihan (Dapil).

"Kebetulan Desa Tertantang masuk Dapil II, jadi kami disana menyerap aspirasi masyarakat dan paling utama mereka mengharapkan perbaikan infrastruktur menuju desa dari arah Jalan Tjilik Riwut. Memang jalan tersebut perlu peningkatan dan ada beberapa dibuat box colvert," tuturnya. (ok)

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard