Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Warga Pesisir Waspada Saat Beraktivitas di Sungai

Redaksi 19-01-2025, 09:18 WIB 1 menit baca
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotim, H Rudianur
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotim, H Rudianur

SB, SAMPIT - Wakil Ketua II DPRD Kotim, Rudianur mengimbau masyarakat dan para nelayan yang beraktivitas di sekitar pesisir Sungai Mentaya dan anak sungainya untuk lebih waspada terhadap potensi serangan buaya.

Pernyataan ini disampaikan menyusul insiden serangan buaya yang terjadi di Desa Lampuyang, Teluk Sampit, pada Senin 13 Januari 2025 lalu.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Serangan buaya sulit diprediksi, sehingga masyarakat, terutama nelayan atau mereka yang bekerja di pinggiran sungai, harus selalu berhati-hati,” kata Rudianur, Minggu (19/1/2025).

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan, khususnya di wilayah selatan Sungai Mentaya dan anak sungai yang rawan dengan keberadaan buaya.

“Buaya bisa menyerang kapan saja. Kami mengimbau pemerintah untuk memasang papan reklame atau peringatan di lokasi-lokasi rawan serangan buaya agar masyarakat lebih waspada,” tambahnya.

Rudianur berharap langkah antisipasi seperti ini dapat mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan selalu memprioritaskan keselamatan saat berada di dekat sungai.

Insiden serangan di Desa Lampuyang baru-baru ini kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kewaspadaan di kawasan habitat buaya, khususnya di Teluk Sampit dan sekitarnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard