Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Dewan Soroti Tenggelamnya Kapal Wisata Milik Pemkab Kotim

Redaksi 21-01-2025, 04:39 WIB 1 menit baca
Tampak dari kejauhan kapal wisata milik Pemkab Kotim yang tenggelam. (FOTO:ABU)
Tampak dari kejauhan kapal wisata milik Pemkab Kotim yang tenggelam. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyayangkan peristiwa tenggelamnya Kapal Wisata Susur Sungai milik Pemkab Kotim yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim.

"Tentunya ini menjadi hal buruk buruk bagi pengelolaan aset parwisata di daerah kita. Dan ini juga menjadi salah satu barometer bahwa kurang optimalnya pengelolaan, pemeliharaan, dan pemanfaatan aset-aset parwisata kita,” kata anggota komisi III DPRD Kotim Riskon Fabiansyah, Selasa (21/1/2025).

Riskon mengakui untuk aset kapal wisata tersebut reguler setiap tahun dianggarkan pemeliharaannya.

Kapal wisata itu letaknya tidak jauh dari perkotaan, tapi pengelolaannya kurang optimal. Sehingga pihaknya menyarankan kepada OPD terkait agar ke depan mengevaluasi pemeliharaan aset-aset parwisata serta pengelolaannya.

"Kami berharap kepada Pemkab Kotim untuk mempertimbangkan agar aset-aset parwisata yang dirasa berat untuk dikelolah oleh OPD terkait diserahkan saja kepada desa melalui BUMDES untuk dikelola sehingga mendatangkan pendapatan asli daerah, sehingga tidak mubajir,” jelasnya.

Dirinya mencotohkan aset yang ada di Ujung Pandaran yang menelan anggaran tidak sedikit, hampir kurang lebih 40 miliar, namun sampai saat ini belum operasional dengan berbagai macam alasan, sehingga belum mendatangkan manfaat untuk daerah setempat.

"Kenapa Pemda tidak menyerahkan saja pengelolaannya kepada desa setempat, sehingga desa melalui BUMDES bisa mengelolanya dengan harapannya bisa sebagai salah satu PAD desa,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard