Pemkab Kotim Percepat Pekerjaan Fisik, Lima Program Sudah Dilelang
SB, SAMPIT - Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim tengah melakukan pelelangan proyek fisik pada tahun 2025 ini.
Kepala SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama mengungkapkan hal tersebut sesuai dengan arahan Bupati Kotim dalam mengoptimalkan pelaksanaan proyek fisik sejak awal tahun 2025.
"Kami memulai lelang lebih awal dari yang lain, dari enam proyek, lima di antaranya sudah selesai dilelang. Saya rasa kami adalah dinas pertama yang mengadakan lelang di awal tahun," kata Mentana Dhinar, Kamis (30/1/2025).
Ia mengatakan, tidak hanya itu jika termasuk pengawasan, ada sembilan paket kegiatan juga yang sedang diproses.
Meskipun realisasi anggaran pada 2024 tergolong baik, dengan pendapatan mencapai 91,50 persen dan belanja 85,13 persen, namun pelaksanaan program sering kali terhambat karena banyak yang baru dijalankan di akhir tahun.
Olehnya itu pihaknya merasa penting untuk penyelesaian kegiatan fisik sejak awal tahun untuk menghindari penumpukan proyek.
“Kami juga masih menunggu kontrak karena masih ada ketentuan dari pemerintah pusat terkait sumber dana," tambahnya.
Untuk diketahui anggaran 2025, Pemkab Kotim mengalokasikan dana sekitar Rp 181,6 miliar untuk kegiatan fisik, yang mencakup 339 paket proyek.
Pembagian anggaran ini difokuskan pada tiga bidang utama yaitu, Bidang Bina Marga dengan anggaran terbesar Rp 156,9 miliar untuk proyek jalan, gang, dan jembatan. Bidang Perumahan Rakyat dengan anggaran Rp 10,7 miliar untuk perbaikan kawasan perumahan dan Bidang Sumber Daya Air dengan anggaran Rp 14 miliar untuk pengelolaan irigasi dan pintu air.
Mentana berharap agar semua program yang telah disusun dapat berjalan sesuai rencana dan didanai dengan lancar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH).
Dengan langkah cepat ini, diharapkan pembangunan di Kotim dapat lebih efisien dan tepat waktu, mendukung perkembangan infrastruktur yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
"Proses lelang sudah berjalan dengan baik, tinggal menunggu kontrak dan kelancaran dana dari pemerintah pusat," tutupnya. (f1/sb)