Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Agar Pembelajar Siswa Maksimal, Disdik Kotim Bangun Dua Gedung Baru SDN 1 Baamang Barat

Redaksi 07-02-2025, 12:23 WIB 2 menit baca
Tampak seumlah siswa sedang bermain di halaman sekolah. (FOTO:DISDIK KOTIM)
Tampak seumlah siswa sedang bermain di halaman sekolah. (FOTO:DISDIK KOTIM)

SB, SAMPIT - Untuk mengatasi daya tampung siswa dalam proses belajar mengajar Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim membangun dua gedung baru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Baamang Barat yang terbagi dalam empat ruang kelas.

"Ruang kelas baru akan terus kita upayakan untuk memenuhi ideal tiap sekolah. Pembangunan gedung di SDN 1 Bamaang Barat karena selama ini mereka mengalami keterbatsan ruang kelas,” kata Kepala Disdik Kotim Muhammad Irfansyah, Jumat (7/2/2025).

Penambahan gedung ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SDN 1 Baamang Barat, serta menghilangkan sift atau belajar bergilir. Sebelumnya, proses belajar mengajar dilakukan dalam tiga shift, mulai dari pagi hingga sore.

"Selama ini mereka proses belajar secara bergantian. Jadi ada yang masuk pagi kemudian siang hingga sore. Jadi dengan adanya ruang kelas yang baru ini tidak lagi sistem shift,” ujarnya

Ia juga menyampaikan, penambahan fasilitas penunjang sekolah tersebut juga masuk dalam sederetan program pembangunan ataupun pengadaan pendidikan melalui dana BOS di tahun 2024 kemarin.

Pembangunan unit sekolah baru juga masih akan terus dilakukan kedepannya sesuai dengan alokasi anggaran yang ada. Pembangunan tersebut dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan yang diprioritaskan.

Kepala Sekolah SDN 1 Baamang Barat, Wahyu Eka Prasetio, mengungkapkan bahwa dengan adanya gedung baru ini, mereka berharap proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal, tanpa lagi dibatasi oleh jadwal shift yang padat.

Tidak hanya para siswa yang merasakan manfaat positif dari penambahan gedung baru tersebut, tetapi sejumlah guru juga mengungkapkan rasa syukur karena waktu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar kini menjadi lebih efisien.

"Banyak tenaga pengajar yang mengaku mendapatkan dampak positif dari adanya gedung baru ini, karena bisa memaksimalkan kinerja guru," jelasnya.

Terkait dengan estimasi pengerjaannya dimulai pada September dan diperkirakan selesai pada November 2025.

"Kami sengaja mengejar pembangunan gedung ini, agar di tahun ajaran baru bisa memaksimalkan fungsi ruang belajar," tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard