Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Umumkan Pemberhentian dan Penetapan Bupati-Wakil Bupati

Redaksi 10-02-2025, 12:15 WIB 1 menit baca
Ketua DPRD Kotim, Rimbun saat memimpin rapat paripurna. (FOTO:ABU)
Ketua DPRD Kotim, Rimbun saat memimpin rapat paripurna. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) secara resmi mengumkan penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kotim terpelih periode 2025-2030. Pengumuman ini juga sekaligus mencakup pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Kotim periode sebelumnya.

Pasangan calon Halikinnor-Irawati merupakan paslon terpilih yang ditetapkan sekaligus sebagai paslon petahana yang diberhentikan dari jabatan bupati dan wakil bupati periode sebelumnya.

Ketua DPRD Kotim Rimbun menyampaikan, keputusan untuk menggabungkan agenda pemberhentian dan penetapan kepala daerah terpilih dilakukan setelah mempertimbangkan penjelasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Karena sifatnya hanya pengumuman, agenda ini digabung untuk efisiensi,” kata Rimbun, Senin (10/2/2025).

Ia menilai, momen ini menjadi perjalanan demokrasi yang telah dilalui bersama dan sebuah proses yang mencerminkan semangat kebersamaan, keterbukaan dan kedewasaan politik di Kabupaten Kotim.

"Saya atas nama DPRD Kotim menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang tertinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kotim atas partisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah,"kata Rimbun

Ia mengataka, dukungan, doa dan kepercayaan yang telah diberikan merupakan pondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan di daerah Kotim yang tercinta ini.

"Selanjutnya kepada pasangan bupati dan wakil bupati terpilih, saya ucapkan selamat atas amanah besar yang telah dipercayakan dan menjadi awal dari semangat baru untuk membawa Kotim menuju masa depan yang lebih baik, lebih maju dan sejahtera," ungkapnya.

Rimbun berpesan bahwa tanggung jawab yang diemban tidaklah ringan, kenerhasilkan pemimpin tidak hanya diukur dari siapa atau program apa, namun yang mampu menghadirkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel serta berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"Semangat untuk membangun sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci untuk mencapai tujuan tersebut,"pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard