Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Minta Pemkab Perhatikan Nasib Anak Korban Perdagangan Orang

Redaksi 10-03-2025, 01:19 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, SP Lumban Gaol
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, SP Lumban Gaol

SB, SAMPIT - Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Sihol Parningotan Lumban Gaol meminta Pemkab Kotim memberi perhatian terhadap nasib seorang remaja 16 tahun di Sampit yang menjadi korban perdagangan.

Untuk diketahui remaja tersebut diduga dijual ke pria hidung belang oleh temannya sendiri setelah tertipu janji pekerjaan di Palangka Raya.

"Kami minta Pemkab Kotim melalui DPPPAPPKB Kotim bisa memberikan konseling atau pendampingan terhadap korban, terutama untuk pemulihan mentalnya," kata Gaol, Senin (10/3/2025).

Ia berharap, kasus ini dapat ditangani secara hukum. Agar pelaku perdagangan anak ini tidak bermunculan dan memberikan efek jera.

Disamping itu la mengimbau kepada masyarakat khususnya orang tua yang memiliki anak remaja perempuan lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus tersebut.

Ia menjelaskan, kasus ini berawal ketika korban dijanjikan pekerjaan di Palangka Raya. Namun, janji tersebut hanya tipu muslihat. Setibanya di sana, korban justru ditawarkan ke pria hidung belang dan dipaksa melayani mereka. Akibat kejadian ini, korban kini mengalami kehamilan di usia yang sangat muda.

"Hal ini seharusnya bisa dihindari dan melaporkan situasi tersebut lebih awal. Namun karena terpedaya, akhirnya terjebak dalam situasi yang sulit," tegasnya.

Lanjutnya, kasus ini harus menjadi peringatan bagi masyarakat dan pemerintah untuk lebih serius melindungi anak-anak dari eksploitasi dan perdagangan manusia.

"Kasus seperti ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Orang tua harus lebih peka dan waspada terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anak mereka agar tidak mudah terjebak dalam situasi berbahaya," tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard