Lewati ke konten utama
Provinsi

Bau Busuk Kandang Ayam Mengganggu Warga Jalan Bumi Raya II

Redaksi 19-05-2025, 09:29 WIB 1 menit baca
Kondisi kandang ayam yang mengeluarkan bau tidak sedap selalu dikeluhkan warga Jalan Bumi Raya II. (FOTO:WARGA)
Kondisi kandang ayam yang mengeluarkan bau tidak sedap selalu dikeluhkan warga Jalan Bumi Raya II. (FOTO:WARGA)

SB, SAMPIT - Warga Jalan Bumi Raya II, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim), resah akibat bau menyengat dari peternakan ayam di wilayah mereka.

Limbah kotoran ayam yang dihasilkan menimbulkan pencemaran lingkungan hingga mengganggu kesehatan warga sekitar.

Ketua RW 01, Widada mengatakan, mereka mengeluh bau busuk yang sangat mengganggu, terutama saat hujan air luapan limbah masuk ke rumah warga.

“Kalau banjir, limbahnya merembes bisa sampai ke rumah-rumah warga,” kata Widada, Senin (19/5/2025).

Beberapa warga yang enggan disebutkan namanya juga mengeluhkan bau busuk disertai dengan menjamurnya lalat disekitar pemukiman.

“Kami sampai tidak berselera makan karena bau menyengat setiap hari. Rumah tidak bisa dibuka, tudung saji pun selalu dipenuhi lalat. Sudah sejak 2022 kami mengeluh,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga menyebutkan bahwa sudah berulang kali menyampaikan teguran lisan kepada pemilik usaha, namun tidak digubris.

Mereka mendesak agar usaha ayam potong tersebut segera dipindahkan karena sudah sangat meresahkan dan mengganggu kenyamanan hidup di lingkungan sekitar.

Menanggapi keluhan warga, Lurah Baamang Barat telah mengeluarkan surat bernomor 20/PEMK2-Kel.BB/2025 tertanggal 7 Mei 2025 yang memuat laporan pengaduan terhadap usaha ayam potong di Jalan Bumi Raya II.

Surat tersebut merujuk pada hasil musyawarah warga yang dilaksanakan di Musala Al Ikhlas, Jalan Cilik Riwut Km 4 Gang Idrus Usman.

Dalam surat itu, warga secara tegas menolak keberadaan kandang ayam karena dampaknya yang sangat meresahkan.

Oleh karena itu, pihak kelurahan bersama kecamatan dan instansi terkait berencana melakukan pengecekan lapangan. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard