Kotim Masuki Musim Peralihan, BMKG Prediksi Puncak Kemarau pada Agustus 2025
SB, SAMPIT - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi salah satu wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang masuk ke peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau.
Prakirawan BMKG Sampit, Mita Hatauruk mengatakan, ada pertumbuhan awan-awan hujan yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah khususnya di Kotim terutama dibagian Selatan.
Seperti saat ini ada beberapa wilayah yang turun hujan di daerah Teluk Sampit, daerah Pulau Hanaut dan daereh pesisir wilayah Selatan Kotim.
"Ini adalah peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau. Musim hujannya juga tidak semua sama, yang paling sering turun hujan daerah Selatan Kotim,” kata Mita, Jumat (23/5/2025).
Ia menjelaskan, puncak musim kemarau untuk Kabupaten Kotim jatuh pada Agustus 2025 nanti. Namun diperkirakan tidak merata karena di Utara Kotim musim kemarau jatuhnya pada bulan Juni sedangkan daerah Selatan Kotim kelihatan musim kemaraunya pada awal Juli.
"Meskipun ada ada wilayah yang duluan kemarau tapi puncak secara keseluruhan di Kotim pada Agustus. Kalau untuk saat ini menuju musim Kemarau atau ke Pancaroba maka sering terjadi turun hujan di wilayah Kotim,” jelasnya.
Lanjutnya, Kotim termasuk wilayah tropis jadi untuk saat ini panas wilayanya masih terbilang normal. Untuk siang hari paling tinggi 34 derajat celcius dari rata-rata.
"Itu kan masuk dalam rata-rata kalau dia dibilang tidak normal itu jika dia kurang atau lebih menjadi derajat dari normalnya. Jadi misalnya normalnya kita 32 derajat celciusu kemudian nnaik jadi 35 derajat berarti 3 derajat lebih daripada normalnya itu dibilang tidak normal tapi kalau masih 32 - 34 terbilang masih normal,” pungkasnya. (f1/sb)