Ketua TP PKK Barito Timur Ajak Kader dan Posyandu Aktif Cegah Stunting
SB, TAMIANG LAYANG – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur (Bartim), Misnawaty Yamin mengajak seluruh kader PKK dan Posyandu di Kecamatan Dusun Timur untuk tetap semangat, aktif, dan tangguh dalam mencegah stunting.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi kader dalam menjalankan peran strategis menciptakan keluarga yang sehat, tertib, dan berdaya.
Pesan itu disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Ketua II TP PKK Kabupaten Barito Timur Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga, Noveta Wijanti, pada hari ketiga kunjungan kerja TP PKK Kabupaten Barito Timur di Kecamatan Dusun Timur, Selasa (4/6/2025), yang dipusatkan di Tamiang Layang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Dusun Timur Nina Marissa, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Dusun Timur, serta para kader PKK dan Posyandu.
Kunjungan kali ini mengusung tiga agenda utama “Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita, Pembinaan Administrasi 10 Program Pokok PKK, dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kader Posyandu”.
Dalam arahannya, Misnawaty menekankan bahwa kegiatan PMT bukan sekadar rutinitas pembagian makanan, melainkan langkah konkret dalam intervensi pencegahan stunting.
Ia menegaskan bahwa stunting bukanlah takdir dan bisa dicegah melalui pemenuhan gizi seimbang serta edukasi keluarga secara berkelanjutan.
“Seluruh kader diharapkan menjadi pendamping aktif dan solutif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pada pembinaan administrasi, ia juga mengingatkan pentingnya kerapihan dalam pencatatan sebagai alat kendali dan bahan evaluasi kegiatan organisasi. Buku Daftar Kader, Program Kerja, dan Buku Keuangan harus ditata sesuai petunjuk teknis terbaru.
“Mari kita rapikan bersama agar kegiatan di lapangan dan dokumen berjalan seiring,” tegasnya.
Sementara itu, dalam Bimtek untuk kader Posyandu, Ketua TP PKK menyampaikan apresiasi tinggi kepada para kader yang ia sebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, yang berjasa besar dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.
“Meski kerja kader sering kali tak terlihat, tapi percayalah tugas kalian adalah bentuk amal ibadah yang sangat bermanfaat,” tutupnya penuh haru. (sb/*)