Lewati ke konten utama
Provinsi

Mahbub Resmi Terpilih Jadi Ketua PGRI Kabupaten Kotim

Redaksi 23-06-2025, 09:41 WIB 1 menit baca
Usai pelaksanaan pelantikan pengurus PDRI Kabupaten Kotim periode 2025-2030 dilaksanakan proses foto bersama. (FOTO:ISTIMEWA)
Usai pelaksanaan pelantikan pengurus PDRI Kabupaten Kotim periode 2025-2030 dilaksanakan proses foto bersama. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT- Mahbub resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masa bakti 2025-2030. Ia terpilih dalam kegiatan Konferensi Kabupaten yang digelar di aula PGRI Kotim, pada Sabtu (21/6/2025).

Proses pemilihan berlangsung demokratis dan lancar diikuti oleh pengurus cabang dan ranting PGRI se Kotim dengan mengusung dua pasangan calon yaitu Mahbub dan Falwi dalam proses pemilihan dengan perolehan 78 suara dan Falwi 4 suara.

"Kita akan menjalankan program jangka pendek terlebih dahulu dengan konsuldasi organisasi untuk menyeleraskan program pemerintah daerah dengan PGRI hingga apapun permasalahan bisa diselesaikan,” kata Ketua PGRI terpilih periode 2025-2030 Mahbub, Senin (23/6/2025).

Ia menjelaskan banyak program yang sudah disiapkan untuk lima tahun kedepan salah satunya dengan melakukan audiensi dan pelatihan yang bersinergi dengan pemerintah daerah.

"Nanti kami akan menyampaikan program lina tahun ke depan kepada pemerintah daerah sehingga mereka bisa mengetahui apa saja kendala guru-guri kita selama ini,” ujarnya.

Sementara untuk struktur kepengurusan nantinya terdiri dari Wakil Ketua 1-3, Sekretaris, Bendahara dan Ketua Koordinasi tiap Kecamatan.

Dirinya juga merespon sangat baik masukan dari Ketua PGRI Provinsi Kalteng atas pengadaan perguruan PGRI di wilayah setempat.

"Kita sambut baik dengan wacana tersebut  dan tentu kembali lagi kita tetap koordinasi dengan pemerintah setempat. Karena melihat banyak aspek dari segi persiapan,” ungkapnya.

Dengan kepemimpinannya yang baru ia berharap PGRI Kabupaten Kotim siap melangkah lebih jauh untuk mendukung pendidikan yang berkualitas.

“Kita bekerja sama untuk menjadi bukti nyata komitmen para guru dalam mengawal perubahan menuju Indonesia Emas,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard