Lewati ke konten utama
Provinsi

Komunitas Ojol Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Driver Ojol Tewas Diduga Ditabrak Pebali

Redaksi 23-06-2025, 02:33 WIB 1 menit baca
Komunitas Ojol secara tegas meminta kepolisian untuk mengusut kasus kecelakaan yang menewaskan seorang driver ojek online yang diduga ditabrak pembalap liar. (FOTO:ISTIMEWA)
Komunitas Ojol secara tegas meminta kepolisian untuk mengusut kasus kecelakaan yang menewaskan seorang driver ojek online yang diduga ditabrak pembalap liar. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Seorang driver ojek online (ojol) di Kota Palangka Raya meninggal dunia dalam insiden tragis yang diduga akibat ditabrak oleh pembalap liar di Jalan Adonis Samad, Jumat malam (20/6/2025).

Peristiwa ini sontak menyulut kemarahan komunitas ojol serta keresahan masyarakat atas maraknya aksi balap liar di ibu kota Kalimantan Tengah tersebut.

Korban bernama Luqman (23) itu disebut sedang menjalankan tugas mengantar pesanan ketika peristiwa maut terjadi. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung dan identitas pelaku belum diumumkan secara resmi.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Penyambung Komunitas Mitra Gojek Palangka Raya, Gandy Setiawan, angkat suara dan mendesak kepolisian untuk bertindak transparan dan adil.

“Jadi tanggapan kami ojol di Palangka Raya, kami meminta kepada pihak kepolisian tolong transparan dalam mengusut tuntas kasus ini,” ujar Gandy, Minggu (22/6/2025).

Ia juga menegaskan bahwa proses hukum tidak boleh pandang bulu, meskipun pelaku memiliki latar belakang atau koneksi tertentu.

“Jadi jangan ada yang ditutup-tutupi walaupun dia (pelaku) anak siapa, keluarga siapa, tolong yang namanya keadilan tolong ditegakkan,” tegasnya.

Gandy turut menyoroti keresahan yang selama ini dirasakan masyarakat terhadap aksi balap liar yang kian marak di Palangka Raya.

“Balap liar pun sangat meresahkan di Palangka Raya. Mungkin mudah-mudahan harapan kami bisa diberantas balap liar yang ada di Palangka Raya,” ucapnya.

Pihak komunitas ojol menyatakan siap mendukung aparat jika serius menangani persoalan ini hingga tuntas. Gandy menambahkan, jika aparat mampu menindak tegas para pelaku dan menghilangkan praktik balap liar, masyarakat akan sangat menghargainya.

“Jadi semua masyarakat dan kami pihak ojol pun sangat berterima kasih bahwa seandainya polisi bisa mengusut tuntas dan memberantas balap liar yang ada di Palangka Raya,” pungkasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard