Lewati ke konten utama
Provinsi

DPD AMPI Kotim Gelar Bazar UMKM dan Senam Sehat di Gedung Expo Sampit

Redaksi 03-11-2025, 10:45 WIB 1 menit baca
DPD AMPI Kabupaten Kotim gelar Bazar UMKM dan Senam Kebugaran Promosikan Gedung Expo Sampit. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
DPD AMPI Kabupaten Kotim gelar Bazar UMKM dan Senam Kebugaran Promosikan Gedung Expo Sampit. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Bazar UMKM dan Senam Kebugaran di halaman Gedung Expo Sampit, Minggu (2/11/2025).

Selain menampilkan berbagai produk unggulan seperti makanan, minuman, dan produk lokal lainnya, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi bagi Gedung Expo Sampit yang selama ini jarang difungsikan.

“Tujuan kegiatan ini yang pertama adalah memperkenalkan kepada masyarakat luas, khususnya warga Kotim, tentang keberadaan Gedung Expo Sampit,” ujar pengurus DPD AMPI Kotim, Reza Fahlepi.

Lebih lanjut, Reza mengajak pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara fasilitas gedung agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Ia menjelaskan, bazar ini tidak hanya menjadi ajang jual beli produk UMKM, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat.

“Bazar ini bertujuan memperluas jaringan bisnis sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan lokal di Kabupaten Kotim,” jelasnya.

Selain bazar, kegiatan juga dirangkai dengan senam sehat kebugaran dan pembagian kupon undian berhadiah.

“DPD AMPI menjadi simpul penting dalam mendorong ekonomi yang kuat sekaligus tubuh yang sehat dan masyarakat yang aktif. Sesuai tema kegiatan hari ini, Tumbuh Sehat, Ekonomi Kuat,” tambah Reza.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan AMPI menjadi contoh positif bagi organisasi kepemudaan lainnya.

“Teman-teman AMPI berhasil memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan Gedung Expo Sampit yang selama ini belum difungsikan karena kondisi fisik belum layak. Ini bentuk kepedulian anak muda terhadap pembangunan daerah,” ungkapnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard