Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Kadisbudpar Kotim Berganti, Wim RK Benung Digantikan Rihel sebagai Plt

Redaksi 21-11-2025, 02:35 WIB 2 menit baca
Serah terima kepala Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim
Serah terima kepala Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim

SB, SAMPIT – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotawaringin Timur (Kotim) resmi berganti, dari Wim Reinardt Kalawa Benung kepada Rihel sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) digelar pada Kamis, 20 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Wim menyampaikan bahwa meskipun masa jabatannya singkat, ia tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Walau hanya sebentar, ini momentum berharga bagi saya. Apa yang sudah saya jalani, itulah alur hidup yang harus diikuti. Prinsip saya, dinas ini harus punya pondasi kuat untuk berperan aktif dalam peningkatan kebudayaan dan pariwisata Kotim,” kata Wim Reinardt Kalawa Benung.

Wim menjelaskan sejumlah program besar yang telah disiapkan dan kini akan dilanjutkan oleh Rihel, yang merupakan teman semasa SMA. Program tersebut antara lain Persiapan Festival Habaring Hurung bersamaan dengan perayaan HUT Kotim, Perahu Hias dan Tari Massal, serta Festival Budaya Isen Mulang dalam rangka HUT Kalteng 2026, Percepatan pengembangan Pulau Hanibung sebagai destinasi wisata unggulan Kotim, dan Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai fondasi awal kebangkitan pariwisata daerah.

Setelah pembatalan pelantikan oleh Bupati Kotim, Wim kembali menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama bertugas. Suasana akrab terlihat saat sesi foto bersama menutup kegiatan Sertijab.

Sementara itu, Plt Kadisbudpar Kotim, Rihel, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan seluruh kegiatan yang berjalan. Ia menyatakan akan melakukan rapat internal terlebih dahulu dan memohon bimbingan seluruh jajaran Disbudpar.

“Kegiatan atau tugas yang belum selesai akan kita lanjutkan. Mohon dukungan Sekdis, Kabid, dan seluruh jajaran. Kerja sama yang baik hasilnya pasti baik,” ujar Rihel.

Rihel memaparkan sejumlah program prioritas yang akan segera ditindaklanjuti, termasuk inventarisasi destinasi wisata seperti Ujung Pandaran dan Museum Kayu, serta percepatan rencana pengembangan Pulau Hanibung. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk keberhasilan program-program tersebut.

“Kondisi sudah mendekati akhir tahun dan anggaran yang terbatas bukan alasan untuk tidak ada kegiatan. Kita tetap aktif menjalankan program meski menjelang akhir tahun, dan akan mencari solusi untuk keterbatasan anggaran,” ungkapnya.

Rihel juga harus membagi waktu karena saat ini tetap menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim.

Sertijab ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Kotim Nomor 800.1.3.3/2043/BKPSDM-MP/2025 yang diterbitkan pada 19 November 2025. Surat tersebut membatalkan pengangkatan Wim sebagai Kadisbudpar Kotim karena adanya vonis pidana berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Sampit Nomor 253/Pid.Sus/2025/PN.Spt tertanggal 27 Oktober 2025. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard