Lewati ke konten utama
Pemkab Barito Timur

Bupati Barito Timur Tinjau Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing di RSUD Tamiang Layang

Redaksi 20-12-2025, 09:21 WIB 1 menit baca
Bupati Barito Timur, M.Yamin, didampingi jajaran Forkopimda, disela peninjauan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing di RSUD Tamiang Layang, Jumat (19/12/2025).FOTO: LOGMAN
Bupati Barito Timur, M.Yamin, didampingi jajaran Forkopimda, disela peninjauan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing di RSUD Tamiang Layang, Jumat (19/12/2025).FOTO: LOGMAN

SB, TAMIANG LAYANG - Bupati Barito Timur, M. Yamin, meninjau langsung pelaksanaan bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit yang digelar di RSUD Tamiang Layang, Jumat (19/12/2025). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kegiatan itu, Bupati M. Yamin didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Kapolres Barito Timur, Pabung Kodim 1012/Buntok, Ketua DPRD Barito Timur, perwakilan Pengadilan Negeri Tamiang Layang, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengatakan bahwa bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya anak-anak yang memiliki kelainan bibir sumbing dan langit-langit.

"Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan ini berjalan optimal. Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Smile Train Indonesia dan didukung Yayasan Anugerah Sentosa dari Surabaya," ujar M. Yamin kepada wartawan.

Ia menjelaskan, dari total 12 pasien yang terdaftar, sebanyak 9 pasien mengikuti tindakan operasi. Sementara 3 pasien lainnya tidak dapat hadir karena berasal dari luar daerah, yakni Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, dan Kotawaringin Barat.

"Kemungkinan kendalanya karena jarak yang cukup jauh," jelasnya.

Bupati M. Yamin juga mengimbau masyarakat yang memiliki anak atau anggota keluarga dengan kelainan fisik seperti bibir sumbing dan langit-langit agar tidak ragu melapor kepada fasilitas kesehatan atau pemerintah daerah.

"Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan secara gratis dan didukung Jamkrida. Diperlukan kolaborasi semua pihak agar kegiatan kemanusiaan seperti ini dapat terus berlanjut," pungkasnya. (OGN/SB)

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard