Kecamatan Seranau Juara Lomba Anyaman Rotan Gelora Kriya HUT Kotim ke-73
SB, SAMPIT - Kecamatan Seranau keluar sebagai juara lomba menjawet uwei atau menganyam rotan dalam ajang Gelora Kriya Dekranasda yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ke-73, Rabu (14/1/2026).
Lomba tersebut diikuti oleh tujuh kecamatan dari total 17 kecamatan di Kotim. Peserta berasal dari Kecamatan MB Ketapang, Seranau, Telaga Antang, Kotabesi, Mentaya Hilir Utara, Tualan Hulu, dan Bukit Santuai.
Perwakilan Kecamatan Seranau menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
"Alhamdulillah, dalam rangka HUT Kotim ke-73, Kecamatan Seranau berhasil menjadi juara umum lomba menjawet atau menganyam rotan," kata Camat Seranau, Dwi Kushendro.
Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti nyata pelestarian budaya yang kini mulai ditinggalkan masyarakat seiring pesatnya perkembangan teknologi.
"Dengan kemenangan ini, kami berkomitmen untuk terus melestarikan kearifan lokal demi kemajuan Kecamatan Seranau," katanya.
Ketua Harian Dekranasda Kotim sekaligus Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jhony Tangkere, turut mengapresiasi keberhasilan Kecamatan Seranau yang berhasil merebut Piala Bergilir Ketua Umum Dekranasda antar kecamatan.
"Kita sangat mengapresiasi, dalam ajang Gelora Kriya, Kecamatan Seranau keluar sebagai juara umum melalui kerajinan anyaman rotan," ucap Jhony.
Namun, Johny juga menyoroti minimnya jumlah peserta lomba. Menurutnya, hal tersebut menjadi gambaran bahwa jumlah pengrajin anyaman rotan semakin berkurang.
Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Dekranasda Kotim dalam menjaga keberlanjutan produk kearifan lokal.
Ia berharap ke depan seluruh kecamatan dapat lebih aktif berpartisipasi.
"Tahun ini baru tujuh kecamatan yang mengirimkan peserta. Tahun depan kami berharap semua kecamatan ikut serta," tuturnya.
Johny menegaskan bahwa kerajinan daerah seperti menjawet dan anyaman rotan harus terus dilestarikan.
"Jangan sampai budaya kita kalah oleh perkembangan teknologi," tegasnya. (f1/sb)