Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Ini Penyebab Sampah Menumpuk di PPM Sampit

Redaksi 08-02-2026, 03:54 WIB 1 menit baca
Kadis DLH Kotim, Marjuki
Kadis DLH Kotim, Marjuki

SB, SAMPIT - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Marjuki, memberikan tanggapan atas keluhan pedagang dan pengunjung terkait tumpukan sampah di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit yang belakangan ini ramai disoroti.

Marjuki menegaskan bahwa DLH memiliki peran sebagai fasilitator dan pengawas dalam pengelolaan sampah, namun tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas pengelolaan sampah di kawasan komersial seperti PPM.

“DLH memiliki peran sebagai fasilitator dan pengawas. Kami siap membantu dan bersinergi, namun bukan berarti seluruh pengelolaan sampah di kawasan komersial menjadi tanggung jawab DLH sepenuhnya,” ujar Marjuki, Minggu (8/2/2026).

Ia menjelaskan, salah satu penyebab menumpuknya sampah di PPM adalah kerusakan kontainer sampah yang berada di bawah pengelolaan pihak pasar. Kondisi tersebut membuat proses penampungan dan pengangkutan sampah tidak berjalan optimal.

Menurutnya, pengelolaan sampah di kawasan pasar dan pusat perbelanjaan semestinya menjadi tanggung jawab pengelola setempat, termasuk dalam penyediaan sarana pendukung seperti kontainer sampah yang layak serta sistem pengangkutan yang rutin dan terjadwal.

Meski demikian, DLH Kotim tetap berkomitmen untuk membantu penanganan sampah di PPM melalui koordinasi dan pengawasan agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut dan berdampak pada kenyamanan serta kesehatan masyarakat.

“Kami tetap mendorong adanya sinergi yang lebih baik antara pengelola pasar dan instansi terkait, supaya persoalan sampah di PPM Sampit bisa ditangani secara berkelanjutan dan tidak terus berulang,” pungkasnya. (f1/SB)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard