Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Empat Pejabat Kecamatan Baamang Keluar dan Lima Masuk

Redaksi 09-02-2026, 12:38 WIB 2 menit baca
Pelaksanaan serah terima jabatan Kecamatan Baamang. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
Pelaksanaan serah terima jabatan Kecamatan Baamang. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawarungin Timur (Kotim) melakukan sejumlah pergeseran dan pengisian jabatan di lingkungan Kecamatan Baamang. Total terdapat empat pejabat yang keluar dan lima pejabat baru yang masuk dalam mutasi tersebut.

Camat Baamang, Sufiansyah menjelaskan, salah satu pejabat yang mengalami promosi adalah Jikrila, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Camat (Sekcam) Baamang dan kini dipercaya menjadi Camat Mentaya Hulu (MHU).

“Yang pertama Pak Jikrila, sebelumnya Sekcam Baamang, sekarang naik menjadi Camat MHU,” ujar Sufiansyah, Senin (9/2/2026).

Selain itu, Hartoni, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Tapem dan Trantib di Kelurahan Baamang Tengah, kini dipercaya sebagai Lurah Mentaya Seberang. Untuk jabatan Lurah Baamang Tengah, kini diisi oleh Martinus Adrian yang sebelumnya bertugas di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotim.

Sementara itu, posisi Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Baamang Hilir kini diemban oleh Reja, yang sebelumnya menjabat sebagai Lurah Mentaya Seberang dan untuk sementara dititipkan di Kelurahan Baamang Hilir.

"Terdapat satu jabatan baru yang diisi di Kelurahan Baamang Barat, yakni Kasi Pembangunan, yang sebelumnya kosong," jelasnya.

Sufiansyah juga menyinggung terkait jabatan Penjabat (Pj) Kepala Desa, yang saat ini masih menunggu proses lanjutan karena sebelumnya dijabat oleh Jikrila.

“Untuk tindak lanjut Pj Kades, nanti saya serahkan kepada BPD Desa dan pemerintah desa, apakah akan menunjuk kembali Pj atau melakukan PAW. Rekomendasinya nanti akan saya laporkan ke Bupati melalui Dinas PMD,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sufiansyah juga memberikan arahan khusus kepada para pejabat baru, terutama para lurah untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik. 

Selain pelayanan, ia juga menyoroti pentingnya penertiban dan penataan Pasar Keramat dan Pasar Baamang Tengah, yang harus dilakukan dengan berkoordinasi bersama Satpol PP dan stakeholder terkait.

“Kondisi pasar memang harus ditata dengan baik. Apalagi beberapa hari lalu terjadi genangan di wilayah Pasar Alkamal dan Kristopel Mihing,” ungkapnya.

Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan, khususnya dengan gotong royong membersihkan saluran drainase.

“Kita harapkan masyarakat bisa berswadaya membersihkan saluran drainase agar air bisa mengalir dengan baik dan tidak terjadi genangan lagi,” pungkas Sufiansyah. (f1/SB)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard