Jembatan Timbang di Kapuas Jadi Kunci Cegah ODOL
SB, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua DPRD Kalteng, Junaidi, menekankan perlunya penguatan fungsi jembatan timbang di ruas Jalan Trans Kalimantan, Kabupaten Kapuas, untuk menjaga kualitas jalan dari kendaraan bermuatan berlebih.
Menurut Junaidi, keberadaan jembatan timbang di perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan memiliki peran strategis dalam mengontrol arus logistik yang melintas, sekaligus mencegah kerusakan jalan akibat praktik Over Dimension Over Loading (ODOL).
“Aturannya sudah jelas, tinggal bagaimana pengawalan dan implementasinya dilakukan secara konsisten,” ujarnya, Senin.
Ia menambahkan, jembatan timbang bukan hanya fasilitas pendukung, tetapi instrumen utama agar regulasi pengawasan kendaraan dapat berjalan efektif di lapangan. Tanpa pengawasan maksimal, potensi kerusakan jalan meningkat dan berdampak pada beban anggaran perbaikan infrastruktur.
“Keberadaan jembatan timbang ini mempermudah pengawasan dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas jalan,” tegas Junaidi.
Selain itu, Junaidi menyoroti kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik dan balik Lebaran, di mana mobilitas masyarakat meningkat dan menuntut kondisi jalan yang aman dan nyaman.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, dan jalan yang terjaga dengan baik tentu akan menghemat anggaran perbaikan ke depan,” pungkasnya.
Langkah optimalisasi jembatan timbang diharapkan tidak hanya menekan praktik ODOL, tetapi juga menjaga kelancaran transportasi serta meningkatkan efektivitas pengawasan kendaraan di Kalimantan Tengah. (sb/*)