Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Disdik Kotim Terus Berupaya Cari Solusi Atasi Kekurangan Guru

Redaksi 14-03-2026, 05:13 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda Lonita Fenisia
Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda Lonita Fenisia

SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik yang menjadi tantangan setiap tahunnya.

Pertumbuhan jumlah siswa yang tidak seimbang dengan jumlah guru yang memasuki masa pensiun menjadi perhatian utama.

Kepala Disdik Kotim, Yolanda Lonita Fenisia, mengakui bahwa idealnya jumlah guru sulit terpenuhi karena dinamika yang terus berubah.

"Setiap tahun pasti ada guru yang pensiun atau berhenti. Di sisi lain, populasi dan jumlah siswa terus bertambah, sehingga jumlah guru ideal sulit terpenuhi," kata Yolanda, Sabtu (13/3/2026).

Pemerintah daerah secara rutin melakukan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk menambah tenaga pendidik. Meskipun demikian, langkah tersebut belum sepenuhnya menutupi kekurangan.

Ia menambahkan bahwa masalah kekurangan guru ini dialami oleh hampir semua daerah di Indonesia.

Namun Pemerintah Kabupaten Kotim berkomitmen untuk terus berupaya menghadirkan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

"Tapi upaya itu cukup membantu meringankan beban sekolah. Oleh sebab itu, kami berupaya akan terus memenuhi kebutuhan guru," ujarnya.

Selain penambahan guru, Disdik Kotim juga fokus pada peningkatan kualitas tenaga pendidik yang ada. Pelatihan, peningkatan kompetensi, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran menjadi strategi utama.

"Kami juga berupaya menjaga kualitas pendidikan tetap terjaga, walau jumlah guru belum ideal. Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu cara memperluas jangkauan mengajar," tegasnya. (f1/SB)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard