Libur Lebaran, Disdik Kotim Ingatkan Satuan Pendidikan Pastikan Keamanan Sekolah
SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan seluruh satuan pendidikan, untuk memastikan keamanan lingkungan sekolah selama masa libur panjang Idul Fitri.
Pihak sekolah diminta melakukan berbagai langkah pengamanan, guna mencegah potensi gangguan seperti kebakaran maupun tindak kejahatan.
Masa libur bersama Idul Fitri bagi sekolah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kotim, berlangsung mulai 16 hingga 28 Maret 2026. Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali dimulai pada 30 Maret 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda Lonita Fenisia saat dikonfirmasi mengatakan, selama masa libur, kepala sekolah dan guru diminta memastikan seluruh fasilitas pendidikan dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.
Pastikan seluruh ruang kelas, ruang kantor, laboratorium, serta ruang penyimpanan peralatan dalam kondisi terkunci dengan baik. Instalasi listrik yang tidak digunakan juga dimatikan guna mencegah potensi bahaya,”kata Yolanda, Kamis (18/3/2026).
Selain itu, sekolah juga diminta memastikan dokumen penting, peralatan teknologi informasi, serta berbagai inventaris pendidikan tersimpan dengan aman.
Yolanda juga meminta kepala sekolah mengatur jadwal piket atau pengawasan berkala, oleh petugas keamanan sekolah. Selain itu, berkoordinasi dengan masyarakat sekitar maupun aparat lingkungan setempat, untuk membantu menjaga keamanan sekolah.
“Kepala sekolah juga diharapkan melakukan pengecekan akhir terhadap kondisi bangunan, jaringan listrik, serta fasilitas lainnya sebelum masa libur dimulai,” katanya.
Dengan langkah tersebut, diharapkan lingkungan sekolah tetap aman selama libur panjang. Harapannya saat kegiatan belajar mengajar kembali dimulai, seluruh fasilitas pendidikan dapat digunakan dengan baik.
Di sisi lain, Yolanda juga mengimbau para orang tua, untuk tetap mengawasi aktivitas anak selama masa libur Lebaran. Siswa diharapkan memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat, termasuk memperbanyak kegiatan keagamaan serta menjaga kedisiplinan sebagai pelajar.
“Anak-anak diharapkan menikmati libur dengan cara yang aman dan bermanfaat. Dengan begitu, saat kembali ke sekolah mereka memiliki semangat baru untuk belajar dan berprestasi,” pungkasnya. (f1/sb)