Kolaborasi PT Trieka Agro Nusantara dan Tiga Desa Perkuat Pertumbuhan Lamandau
SB, NANGA BULIK– Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamandau terus diperkuat PT Trieka Agro Nusantara bersama masyarakat di tiga desa sekitar perusahaan, yaitu Desa Karang Taba, Desa Kawa, dan Desa Panopa.
Sejumlah inisiatif dijalankan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa. Salah satu yang utama adalah pengembangan kebun plasma bersama Koperasi Bina Belantara yang menaungi tiga desa sekitar perusahaan.
Kerja sama ini telah memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus memperluas partisipasi warga dalam kegiatan produktif. Ketua Badan Pengawas Koperasi Bina Belantara, Lipin Wanson, menyampaikan bahwa realisasi kebun plasma di tiga desa tersebut telah berjalan optimal.
"Pengembangan kebun plasma yang telah berjalan saat ini mencakup lebih dari 450 hektare di tiga desa. Ini menunjukkan komitmen bersama antara perusahaan dan masyarakat dalam memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar perusahaan," ujarnya.
Manfaat dari kerja sama ini dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui peningkatan pendapatan yang lebih stabil dari hasil kebun plasma. Selain itu, kehadiran program ini juga membuka lapangan kerja di tingkat desa, mendorong perputaran ekonomi lokal, serta memperkuat peran koperasi sebagai wadah pengelolaan usaha bersama.
Dalam mengoptimalkan realisasi pemenuhan plasma, sejak tahun lalu perusahaan juga telah menjalin kerja sama baru dengan Koperasi Silikan Pagar Bunga dan Koperasi Putra Mandiri Bersatu untuk mengelola kebun plasma perusahaan. Ketua Koperasi Silikan Pagar Bunga, Abi T, menyampaikan bahwa kerja sama ini memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.
"Kerja sama ini menunjukkan komitmen tinggi perusahaan dalam merealisasikan ketentuan pemenuhan plasma. Masyarakat di Desa Karang Taba makin yakin bahwa realisasi plasma memang menjadi perhatian dan prioritas bagi perusahaan," paparnya.
Selain melalui kerja sama kebun plasma, perusahaan juga berkolaborasi menjalankan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) di tiga desa tersebut. DMPA, yang merupakan bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri, menjadi aksi nyata dalam mengintegrasikan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan penguatan ekonomi desa.
Melalui DMPA, PT TAN mengembangkan peternakan babi di Desa Kawa, peternakan ayam petelur di Desa Panopa, dan tengah mempersiapkan peternakan sapi di Desa Karang Taba. Pengurus BUMDes Panopa, Julianto, menyampaikan bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga dalam meningkatkan kemandirian usaha masyarakat.
"Program ini membantu masyarakat untuk memiliki sumber penghasilan tambahan di luar sektor utama. Selain itu, pendampingan yang diberikan juga membuat pengelolaan usaha menjadi lebih terarah dan berkelanjutan," ujarnya.
Di Desa Karang Taba, perusahaan juga tengah menyiapkan pembangunan tanah kas desa sebagai bagian dari pengembangan ekonomi lokal. Inisiatif ini diarahkan untuk menciptakan nilai tambah bagi desa sekaligus membuka peluang usaha baru yang dapat dikelola secara kolektif oleh masyarakat.
Berbagai kolaborasi yang dijalankan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamandau yang inklusif dan berkelanjutan, dengan mengedepankan sinergi antara perusahaan dan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan daerah. (adm)