Lewati ke konten utama
Pemkab Katingan

Katingan Ubah Fokus Pembangunan Digital, Tak Sekadar Jaringan tapi Manfaat Nyata

Redaksi 30-04-2026, 04:06 WIB 1 menit baca
Pemerintah Kabupaten Katingan melaksanakan nobar pemutaran Podcast Martabak (Mari Cerita Tentang Bakti. (FOTO:ISTIMEWA)
Pemerintah Kabupaten Katingan melaksanakan nobar pemutaran Podcast Martabak (Mari Cerita Tentang Bakti. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan mulai menggeser cara pandang dalam pembangunan digital, dari yang sebelumnya berfokus pada penyediaan jaringan, kini diarahkan pada pemanfaatan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu, saat mengikuti nonton bareng (nobar) pemutaran Podcast “Martabak (Mari Cerita Tentang Bakti)” edisi Katingan bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital, Kamis (30/4/2026), di Media Center Diskominfostandi.

Hotden menegaskan, sejak menjabat sekitar lima bulan terakhir, pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk BAKTI, guna memastikan pembangunan infrastruktur digital tidak berhenti pada aspek fisik semata.

“Kami ingin memastikan bahwa apa yang sudah dibangun benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah pusat menjadi kunci, karena tantangan wilayah kami cukup kompleks,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan geografis dan keterbatasan akses di sejumlah wilayah Katingan menjadi alasan penting perlunya sinergi lintas pihak agar pembangunan digital bisa tepat sasaran.

Ia juga berharap ke depan pemanfaatan infrastruktur digital yang telah dibangun dapat semakin optimal dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Tidak hanya untuk komunikasi, tetapi juga harus mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi lokal,” tambahnya.

Dengan optimalisasi tersebut, diharapkan keberadaan jaringan internet tidak hanya menjadi fasilitas pendukung, tetapi benar-benar berperan sebagai penggerak pembangunan dan membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk di wilayah terpencil Kabupaten Katingan. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard