Sistem Perbaikan Jalan Menuju Jembatan Kalahien Kurang Tepat
SB, PALANGKA RAYA – Proyek pekerjaan jalan nasional mendapat sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), seperti perbaikan jalan di Desa Asam menuju Jembatan Kalahien Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel).
“Jalan nasional tersebut sempat viral dimedia sosial, karena saat terjadi hujan lebat malah berumpur dan menyebabkan kemacetan. Karena itu kerupakan jalan satu-satunya penghubung antar kabupaten,” ucap anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Purnama Jaya.
Bahkan dirinya menyebut, sistem pembangunan jalan tersebut tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Seharusnya, pemerintah melakukan perbaikan jalan dengan sistem yang bagus.
Ditambahkannya, terdapat kekurangan dalam sistem pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Hal ini terlihat dari terjadinya kerusakan jalan yang berawal dari perbaikan lubang aspal kecil yang dilakukan oleh pemerintah, namun sekaligus memperbaiki total jalan tersebut di sepanjang jalan.
“Nah, akibatnya saat hujan jalan yang semula hanya rusak sedikit malah menjadi rusak parah dan berubah menjadi bubur,” tegasnya.
Purnama Jaya menekankan bahwa program pemerintah untuk memperbaiki jalan sudah bagus, namun sistem yang digunakan perlu diperbaiki agar hasilnya lebih optimal.
“Itu kan jalan nasional, jadi kami mhon kepada Balai sistemnya di rubah, karena ini musim hujan jadi jangan sekaligus dalam perbaikan jalan, lakukan secara bertahap bisa sebelah kiri atau kanan terlebih dahulu yang dibongkar. Kita berharap jalan yang diperbaiki sesuai dengan harapan masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat serta perekonomian nasional,” tukasnya. (aya/sb)