Asisten Setda Kotim, Waren menandatangani komitmen kesempakatan pencegahan TPPO. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memperkuat sinergi lintas sektor untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Komitmen itu ditegaskan dalam pertemuan koordinasi yang digelar DPPPAPPKB Kotim di Sampit.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim, Waren, mengatakan perlindungan terhadap perempuan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi memerlukan kerja sama semua instansi dan elemen masyarakat.
“Perlindungan terhadap perempuan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama melalui sinergi seluruh sektor,” ujar Waren, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan dan TPPO merupakan persoalan serius yang berdampak pada korban, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Karena itu, pencegahan dan penanganannya harus dilakukan secara terpadu.
Melalui sinergi lintas sektor, Pemkab Kotim berharap upaya pencegahan, edukasi masyarakat, pendampingan korban, dan penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif sehingga kasus kekerasan terhadap perempuan dapat terus ditekan. (f1/sb)