Tampak speedboat terbalik hendak dievakuasi tim gabungan. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, KUALA KAPUAS - Kecelakaan air kapal speedboat terjadi Kamis tanggal 9 Juli 2026 Pukul 16.35 WIB di DAS Kapuas dekat Jembatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas.
Kapal speedboat merupakan RBB LANAL Banjarmasin, dimana berdasarkan keterangan saksi dan hasil pengecekan di lapangan, kapal speedboat tersebut berangkat dari Ujung Murung menuju ke arah Jembatan Pulau petak dengan membawa 14 orang penumpang termasuk motoris.
Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Polairud Polres Kapuas Iptu M Fauzie Nor mengatakan saat berada di sekitar lokasi kejadian, kapal diduga kehilangan keseimbangan saat putar balik sehingga terbalik.
Setelah menerima laporan, personel Satpolairud segera menuju lokasi menggunakan kapal patroli untuk melaksanakan evakuasi dibantu relawan terhadap korban serta mengamankan lokasi kejadian.
"Seluruh korban berhasil dievakuasi. Kapal speedboat dalam keadaan terbalik dan telah diamankan. Dugaan sementara penyebab kejadian, adalah kapal diduga kehilangan keseimbangan saat putar balik sehingga terbalik," ungkapnya.
Adapun data korban SERDA JUWILEMS JOFANRI BESLAU, (Anggota TNI AL Kapuas) mengalami Luka Robek Pada Bagian tangan, SUPRIATNA (PHL TNI AL Kapuas) alami Bengkak kepala sebelah kanan, Nyeri Dada dan Sesak, MUHAMMAD (Siswa Saka Bahari) alami Bengkak Pergelangan tangan Kiri, MUHAMMAD RIDO (Siswa Saka Bahari) alami Nyeri pada Kaki sebelah kiri.
Kemudian JASKIA APRILIA (Siswa Saka Bahari) alami Muntah dan Ada benturan dikepala, AHMAD MUSTAIN (Siswa Saka Bahari) alami Luka di jari manis, AMRULAH (Siswa Saka Bahari) alami Luka Robek di kaki kanan, RAMADHANI (Siswa Saka Bahari) alami nyeri pada Kaki, AURA KASIH (Siswa Saka Bahari) alami akit di Ulu hati, ANITA (Siswa Saka Bahari) alami benjol di kepala belakang sebelah kanan dan luka di lutut sebelah kiri, dan KHUSNUL KHOTIMAH (Siswa Saka Bahari) alami memar di tangan sebelah kanan.
Sedangkan korban tidak mengalami luka sebanyak 3 orang, yaitu Kosim (PHL TNI AL Kapuas), Ami (Siswa Saka Bahari), dan ROSE OKTAVIANI (Siswa Saka Bahari). (sb)