seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Bhayu Rhama Apresiasi Pidato Kenegaraan Presiden, Program Pro Rakyat Patut Didukung

by Redaksi - Tanggal 14-08-2026,   jam 19:15:49
Prof Bhayu Rhama Prof Bhayu Rhama

SB, PALANGKA RAYA – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Dr. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., mengapresiasi Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026.

Bhayu menilai pidato yang disampaikan Prabowo pada Jumat (14/8/2026) menjadi momentum penting untuk melihat arah kebijakan pemerintah sekaligus mengevaluasi program yang telah berjalan selama kepemimpinan Presiden Prabowo.

Menurut Bhayu, sejumlah program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat patut mendapat perhatian karena manfaatnya mulai dirasakan masyarakat, termasuk di Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Yang paling penting adalah bagaimana program-program pemerintah ini benar-benar pro rakyat dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bhayu.

Ia menilai keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat menjadi salah satu hal penting dalam melihat keberhasilan kebijakan nasional. Program yang dirancang di tingkat pusat, menurutnya, harus mampu menjangkau masyarakat hingga daerah.

“Program pemerintah jangan hanya bagus dalam perencanaan, tetapi harus benar-benar sampai kepada masyarakat di daerah. Kita di Kalimantan Tengah juga merasakan sejumlah program tersebut,” katanya.

Dalam pidato kenegaraan di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Presiden Prabowo kembali mengingat sumpah yang diucapkannya saat dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.

Prabowo mengatakan dirinya kembali berdiri di tempat yang sama untuk menyampaikan pertanggungjawaban dan arah kepemimpinannya kepada rakyat Indonesia.

“Pagi ini saya kembali berdiri di aula yang terhormat ini, di aula yang sama tempat saya telah ucapkan sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia dan Saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujar Prabowo.

Presiden juga menegaskan kembali komitmennya untuk menjalankan pemerintahan dengan tulus dan jujur serta mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

“Pada hari itu, 20 Oktober 2024, di hadapan Majelis terhormat, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, dan yang paling penting di hadapan Tuhan Yang Mahakuasa, saya telah bersumpah akan menjalankan kepemimpinan negara dan bangsa dengan tulus dan jujur; mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI serta DPD RI 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional. Di antaranya Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.

Sejumlah duta besar negara sahabat, pimpinan lembaga negara dan jajaran Menteri Kabinet Merah Putih juga hadir dalam agenda kenegaraan tersebut. (sb/*)