seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ruang Iklan Tersedia

Gubernur Kalteng Gratiskan 4.000 Paket Sembako di Sampit

by Redaksi - Tanggal 29-08-2026,   jam 16:01:00
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran ketika membagikan 4 ribu paket sembako kepada masyarakat Kotim. (FOTO: SEPUTAR BORNEO) Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran ketika membagikan 4 ribu paket sembako kepada masyarakat Kotim. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Warga Sampit mendapat bantuan sembako gratis dari Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran.

Lebih dari 4.000 paket sembako dibagikan secara cuma-cuma melalui Pasar Murah di Taman Kota Sampit, Jumat (28/8/2026).

Berbeda dari pasar murah biasanya, warga kali ini tidak perlu membayar untuk mendapatkan paket sembako tersebut.

“Hari ini ada pasar murah sebanyak lebih dari 4.000 paket. Biasanya ditebus dengan harga murah, tetapi hari ini kami gratiskan,” kata Agustiar.

Pembagian sembako dilakukan saat Agustiar melakukan kunjungan kerja ke Sampit bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Bantuan tersebut diberikan di tengah kondisi masyarakat yang menghadapi musim kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain pasar murah, Pemprov Kalteng juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Bupati Kotim.

GPM ini menyasar ASN golongan I hingga III, tenaga kontrak, outsourcing dan petugas kebersihan. Namun, berbeda dengan pasar murah, paket GPM tetap dibayar dengan diskon 40 persen.

“Kalau GPM untuk ASN golongan I, II, III, outsourcing dan cleaning service. Mereka membayar 60 persen karena mendapat diskon 40 persen,” jelas Agustiar.

Menurutnya, bantuan tersebut diberikan karena sebagian penerima memiliki penghasilan yang relatif terbatas, sekitar Rp1,8 juta hingga Rp3 juta per bulan.

“Gaji mereka pas-pasan. Makanya hari ini kami bantu,” ujarnya.

Tak hanya sembako, Agustiar juga membagikan masker gratis kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Agustiar berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah musim kemarau. (f1/sb)