seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ruang Iklan Tersedia

Dikepung Karhutla, Lima Petugas Kotim Masuk IGD

by Redaksi - Tanggal 31-08-2026,   jam 18:23:21
Salah satu petugas pemadam ketika mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Murjani Sampit. (FOTO: ISTIMEWA) Salah satu petugas pemadam ketika mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Murjani Sampit. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Bukan hanya lahan dan hutan yang terdampak Karhutla. Paparan asap juga mulai mengganggu kesehatan para petugas yang berjibaku memadamkan api di Kotim.

Sedikitnya lima petugas dan relawan penanganan Karhutla harus mendapat penanganan medis di IGD RSUD dr Murjani Sampit setelah mengalami gangguan kesehatan saat bertugas di tengah kepungan asap.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit, dr Candra E, mengatakan keluhan yang dialami para personel didominasi sesak napas akibat terlalu banyak menghirup asap di lokasi kebakaran.

“Jumlah relawan atau petugas Karhutla yang dilarikan ke IGD ada lima orang,” kata Candra, Senin (31/8/2026).

Dari lima orang tersebut, dua merupakan relawan dan tiga lainnya personel Posko Karhutla dan Kekeringan Kotim. Mereka telah menjalani pemeriksaan dan observasi di IGD. Namun, belum ada yang harus menjalani rawat inap.

“Mereka menjalani rawat jalan dan observasi di IGD. Untuk rawat inap sepertinya belum ada,” jelasnya.

Beratnya kondisi di lapangan membuat para petugas harus bekerja ekstra. Mereka tidak hanya menghadapi panas dan asap pekat, tetapi juga harus menuju titik api yang cukup jauh serta menggelar selang pemadam untuk menjinakkan kobaran api.

“Untuk keluhan kebanyakan sesak napas karena terpapar asap,” ujarnya.

Untuk mencegah kondisi petugas semakin buruk, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin. Petugas puskesmas dijadwalkan memeriksa kondisi personel satu kali dalam sepekan di Posko Karhutla dan BPBD Kotim.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi sejak dini gangguan kesehatan akibat kelelahan maupun paparan asap, sehingga petugas yang berada di garis depan penanganan Karhutla tetap bisa menjalankan tugas dengan aman. (f1/sb)