Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Data Petani Kelapa, Dua Kecamatan Jadi Prioritas

Redaksi 22-09-2026, 12:37 WIB 1 menit baca
Petani kelapa meninjau hasil panen. (FOTO: ISTIMEWA)
Petani kelapa meninjau hasil panen. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mempersiapkan pendataan pekebun kelapa dalam sebagai langkah awal untuk mengoptimalkan potensi komoditas perkebunan di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kotim, Yephi Hartady Periyanto mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah pihak untuk mempersiapkan proses pendataan tersebut.

Rapat koordinasi dilaksanakan di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan pada 17 September 2026. Pendataan nantinya diharapkan dapat menghasilkan basis data yang akurat mengenai jumlah, sebaran, serta kondisi pekebun kelapa dalam di Kotim.

“Pendataan itu menjadi langkah awal untuk memperoleh data yang akurat mengenai pekebun kelapa dalam, sehingga nantinya dapat menjadi dasar dalam perencanaan pengembangan komoditas kelapa dalam di Kotim,” kata Yephi, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, ketersediaan data yang valid sangat penting untuk memetakan potensi perkebunan kelapa dalam sekaligus mengetahui kondisi para pekebun di lapangan.

Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar Pemkab Kotim dalam menyusun berbagai program dan kebijakan, termasuk menentukan dukungan pembiayaan agar lebih tepat sasaran.

Yephi menambahkan, pengembangan komoditas kelapa dalam tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.

“Melalui koordinasi dan pendataan yang baik, potensi kelapa dalam diharapkan dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekebun,” ujarnya.

Pada tahap awal, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit menjadi wilayah prioritas pendataan. Kedua kecamatan tersebut dinilai memiliki potensi sebaran perkebunan kelapa dalam yang cukup luas.

Hasil pendataan nantinya akan menjadi salah satu dasar bagi Pemkab Kotim dalam merumuskan kebijakan strategis untuk pengembangan komoditas kelapa dalam dan sektor perkebunan secara lebih terarah. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard