Lewati ke konten utama
Provinsi

BNPB Sebut OMC Berdampak Turun Hujan di Kalteng

Redaksi 25-09-2026, 23:42 WIB 1 menit baca
Hujan disalah satu wilayah di Kalteng, pada Jumat (25/92/2026). FOTO: SCREENSHOT VIDEO/SB
Hujan disalah satu wilayah di Kalteng, pada Jumat (25/92/2026). FOTO: SCREENSHOT VIDEO/SB

SB, PALANGKA RAYA - Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) masih terus dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah. Karena Karhutla sudah menyebabkan kabut asap pekat dan menganggu aktifitas masyarakat. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, berbagai upaya dilakukan dalam penanganan Karhutla di Kalteng mulai dari penanganan jalur darat dan melakukan OMC agar turun hujan. 

"Kondisi Kalteng hari ini, terkait kabut asap lebih baik dari hari kemaren. Kondisi ini didukung pelaksanaan OMC menggunakan 3 pesawat, sehingga sudah beberapa titik turun hujan," ungkap Suharyanto kepada seputarborneo.com melalui pesan WhatsApp, pada Jumat (25/9/2026). 

Dirinya menjelaskan dari data yang diterimanya ada beberapa titik turun hujan, antara lain Kota Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Desa Pahawan dan Tumbang Tarusan Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Kecamatan Kapuas Tengah, Kapuas Hulu dan Tamban Catur Kabupaten Kapuas. 

"Lumayan deras Kereng Pangi Kabupaten Katingan," tegasnya sembari mengirimkan bukti video saat turun hujan.

Suharyanto menerangkan upaya terus ddilakukan baik pemadaman jalur darat dan OMC dengan harapan turun hujan mengurangi titik api, sehingga kabt asap dapat berkurang. 

"Untuk Kalteng saja sampai hari ini (Jumat 25/9/2026) sekitar 80 sorti , dan OMC ini akan terus dilaksanakan ketika ada pertumbuhan bibit awan hujan sampai musim hujan alami turun sekitar November 2026," pungkasnya.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, S.Hut., M.M, membenarkan adanya hujan pada Jumat (25/9/2026) pagi hingga sore di beberapa wilayah di Kabupaten Kapuas. "Iya benar ada hujan intensitas sedang dibeberapa kecamatan, dan mudahan berdampak memadamkan Karhutla," ucapnya. (sb) 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard