Lewati ke konten utama
Provinsi

47 Orangutan di Nyaru Menteng Terpapar ISPA

Redaksi 08-10-2026, 18:02 WIB 1 menit baca
Koordinator Dokter Yayasan BOS Nyaru Menteng, Agus Fahroni
Koordinator Dokter Yayasan BOS Nyaru Menteng, Agus Fahroni

SB, PALANGKA RAYA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Palangka Raya tidak hanya berdampak pada manusia. Kondisi udara juga mulai dirasakan satwa, termasuk orangutan yang berada di kawasan Yayasan BOS Nyaru Menteng.

Sedikitnya 47 orangutan di pusat rehabilitasi tersebut terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Meski demikian, kondisi mereka sejauh ini belum menunjukkan gejala berat.

Koordinator Dokter Yayasan BOS Nyaru Menteng, drh Agus Fahroni, mengatakan paparan ISPA pada orangutan tersebut masih dalam kondisi yang dapat ditangani oleh tim medis.

“Memang ada sekitar 47 orangutan yang terpapar ISPA. Namun, efeknya tidak terlalu berat dan masih bisa kita tangani,” ujar Agus kepada awak media, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, kondisi kabut asap menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi kesehatan pernapasan orangutan. Tim medis pun terus melakukan pemantauan terhadap kondisi satwa, terutama selama kualitas udara masih terdampak asap.

“Sekarang kami rutin memberikan herbal, vitamin, serta memastikan kebutuhan air minumnya tercukupi. Itu dilakukan untuk membantu penanganan ISPA,” jelasnya.

Selain pemberian herbal dan vitamin, kecukupan air minum menjadi perhatian penting bagi orangutan. Tim Yayasan BOS Nyaru Menteng memastikan satwa mendapatkan asupan air yang cukup untuk membantu menjaga kondisi tubuh di tengah paparan asap.

Agus menegaskan pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi orangutan tetap stabil. Tim medis juga akan memberikan penanganan apabila ditemukan satwa yang mengalami gangguan pernapasan lebih lanjut.

“Yang paling penting sekarang adalah pemantauan dan menjaga kondisi mereka tetap baik. Kami terus melakukan penanganan agar ISPA yang dialami tidak berkembang menjadi lebih berat,” pungkasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard