Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Khairiah Halikinnor Lantik Ketua PKK dan Bunda PAUD Empat Kecamatan

Redaksi 16-10-2026, 08:06 WIB 2 menit baca
Khairiah melantik Ketua PKK dan Bunda Paud Kecamatan Telawang, Antang Kalang, Cempaga Hulu dan Seranau. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
Khairiah melantik Ketua PKK dan Bunda Paud Kecamatan Telawang, Antang Kalang, Cempaga Hulu dan Seranau. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Khairiah Halikinnor, meminta ketua TP-PKK dan Bunda PAUD di tingkat kecamatan aktif turun ke lapangan untuk menjalankan program pemberdayaan keluarga serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.

Pesan tersebut disampaikan Khairiah saat pelantikan Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan Telawang, Antang Kalang, Cempaga Hulu, dan Seranau, Kamis (15/10/2026).

Khairiah menegaskan, amanah yang diberikan kepada para ketua TP-PKK dan Bunda PAUD merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, keikhlasan, dan komitmen.

Ia berharap para pengurus yang baru dilantik segera bekerja dan menjalankan tugas sesuai dengan peran masing-masing, terutama dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK serta menyosialisasikan kebijakan wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun pendidikan prasekolah.

“Saya berharap dengan pelantikan ini mereka sudah mulai bekerja dan mengemban amanah yang diberikan, terutama untuk PKK agar melaksanakan 10 Program Pokok PKK. Untuk Bunda PAUD, mereka harus menyosialisasikan wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun prasekolah,” ujarnya.

Menurut Khairiah, TP-PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung keberhasilan pembangunan, khususnya untuk meningkatkan kualitas hidup, ketahanan, dan kesejahteraan keluarga.

Karena itu, ia meminta para ketua TP-PKK tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, tetapi juga aktif berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan agar program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Jangan hanya di belakang meja, tetapi harus turun ke lapangan. PKK ini merupakan mitra pemerintah. Keberhasilan pembangunan di desa juga bergantung pada bagaimana PKK bisa bekerja sama dan berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan, desa, maupun kelurahan,” tegasnya.

Untuk mempercepat adaptasi para ketua TP-PKK yang baru dilantik, Khairiah mendorong mereka segera menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan.

Ia berharap koordinasi tersebut dapat diperkuat melalui kegiatan pertemuan bersama para kepala desa, sehingga ketua TP-PKK kecamatan juga dapat membangun komunikasi dengan para ketua TP-PKK desa.

Selain pemberdayaan keluarga dan pendidikan anak usia dini, Khairiah turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan anak di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berdampak di Kotim.

Ia meminta para Bunda PAUD ikut menyosialisasikan langkah pencegahan kepada orang tua, terutama untuk melindungi anak-anak dari paparan asap.

“Kalau memang harus keluar rumah, saya sarankan anak-anak menggunakan masker. Selain itu, jaga makanan dan kesehatan. Hal ini saya imbau kepada Bunda PAUD untuk disosialisasikan di daerah masing-masing,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard