Pemkab Kotim Siapkan Bibit dan Bantuan Pangan untuk Korban Karhutla
SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mulai mendata lahan masyarakat yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pendataan ini menjadi dasar penyaluran bantuan bibit tanaman dan pangan bagi warga terdampak.
Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, luas lahan yang terbakar masih terus bertambah seiring proses pendataan dan penanganan di lapangan. Data sementara yang masuk mencapai ratusan hingga hampir seribu hektare.
“Data ini masih tentatif dan dinamis. Kami terus berupaya membantu masyarakat memadamkan api dan melakukan penyekatan agar kebakaran tidak meluas,” kata Halikinnor, Rabu (21/10/2026).
Ia menyebutkan, Pemkab Kotim telah menginstruksikan Dinas Pertanian menyiapkan bantuan bibit untuk memulihkan lahan warga. Jenis bibit akan disesuaikan dengan tanaman yang sebelumnya dibudidayakan masyarakat.
“Kalau sebelumnya kebun sawit, bisa kita bantu dengan bibit sawit. Jika memungkinkan ditanami hortikultura atau tanaman lain, akan kita sesuaikan,” ujarnya.
Selain pemulihan lahan, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan pangan untuk meringankan beban warga yang terdampak karhutla dan kabut asap.
Halikinnor mengatakan, Dinas Sosial telah diminta mempersiapkan penyaluran bantuan dalam waktu dekat bersama Wakil Bupati Kotim Irawati.
“Kita juga akan memberikan bantuan pangan, terutama kepada masyarakat yang terdampak dan membutuhkan,” tegasnya.
Penyaluran bantuan akan mempertimbangkan kondisi warga di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kecamatan Seranau. Jika persediaan bantuan terbatas, pemerintah akan memprioritaskan masyarakat kurang mampu dan warga yang paling membutuhkan.
Pemkab Kotim berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memulihkan lahan yang rusak akibat karhutla. (f1/sb)