Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Cegah Virus Flu Burung, DPKP Palangka Raya Siapkan Disinfektan

Redaksi 14-03-2023, 12:09 WIB 1 menit baca
Petugas sedang melihat jualan pedagang ayam potong di Kota Palagka Raya, pastikan ayam yang dijual aman dikonsumsi. (FOTO:ISTIMEWA)
Petugas sedang melihat jualan pedagang ayam potong di Kota Palagka Raya, pastikan ayam yang dijual aman dikonsumsi. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya, Renson melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), drh Eko Hari Yuwono akan berupaya mencegah penyebaran virus flu burung clade baru, yang menyerang hewan unggas.

Hal ini sesuai dengan Kementerian Kesehatan yang telah menerbitkan Surat Edaran Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Nomor PV.03.01/C/824/2023 tentang Kewaspadaan Kejadian Luar Biasa Flu Burung (H5N1) Clade Baru 2.3.4.4b, yang ditetapkan pada 24 Februari 2023 lalu.

“Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya sudah menyiapkan disinfektan untuk penyemprotan kandang unggas, sebagai salah satu upaya mencegah virus H5N1,” ungkap Eko, Selasa (14/03/2023) di Palangka Raya.

Penyemprotan disinfektan lanjutnya sebagai langkah antisipasi dan pencegahan serta seterilisasi kandang, sehingga aman terhadap pasokan unggas yang baru didatangkan dari daerah lain.

 “Terlebih seiring adanya informasi unggas-unggas mati mendadak di daerah lain, maka perlu diantisipasi. Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan pada setiap kandang unggas agar steril,” tambahnya.

Di sisi lain imbuh Eko, seiring adanya peringatan dan surat edaran dari pemerintah pusat terkait ancaman pandemi flu burung tersebut, maka pihaknya juga memaksimalkan sosialisasi dan edukasi kepada para peternak dan pedagang unggas.

 “Peternak dan pedagang unggas Kami didorong untuk bisa melakukan proteksi dini dengan melakukan vaksin dan penyemprotan disinfektan, sebagai upaya sterilisasi kandang mencegah penyebaran flu burung,” ungkapnya.

Sementara saat disinggung terkait pengawasan masuknya unggas dari daerah lain ke Kota Palangka Raya, Eko mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan daerah pemasok ternak unggas. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard