Masyarakat Harus Waspada Dengan Penipuan Berkedok Give Away
SB, PALANGKA RAYA – Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1444 H banyak dimanfaatkan sekelompok orang untuk menipu masyarakat dengan iming-iming mendapat hadiah, mendapat door prize dan give away di platform media social atau dikirim melalui sms dan pesan singkat aplikasi.
Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Neni Adriati Lambung mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya agar waspada dengan adanya penipuan yang saat ini sedang marak apalagi jelang Lebaran.
Baik itu penipuan di bidang investasi, maupun penipuan dalam bidang undian hadiah yang paling umum di alami oleh masyarakat, misalnya seperti adanya pesan dari orang tidak dikenal yang mengatakan bahwa kita menang undian.
"Tentunya Bahaya sekali kejahatan siber ini, karena mereka menggunakan iming-iming dengan modus menang give away atau menang undian berhadiah, bukannya masyarakat untung tetapi malah masyarakat buntung," ungkapnya, Jumat (07/04/2023).
Lebih lanjut wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengungkapkan, maka dari itu masyarakat harus cermat dan selalu waspada.
Apabila menerima pesan dari nomor tidak di kenal dengan iming-iming dapat hadiah, maka bisa di cek kebenarannya, apabila pesan tersebut mengatakan dari pihak A, maka masyarakat bisa menanyakan hal tersebut ke kantor terdekat.
"Jangan tergiur jangan terkena, jangan asal transfer, apabila kita sendiri tidak tahu kebenarannya, apakah hadiah itu benar - benar legal dan valid atau hanya sebagai modus dari kelompok penipu," ungkapnya.
Maraknya aktifitas masyarakat di media social Lanjut Neni, dimanfaatkan oleh sekelompok penipu untuk menguras uang atau harta benda orang. Jika menerima sms ataupun telp dari orang yang tak dikenal, sebaiknya diabaikan saja, dengan begitu masyarakat akan terhindar dari penipuan. (mda/ok)